Kecelakaan Beruntun di Padang
Update Daftar Kendaraan Terlibat Tabrakan Beruntun di Padang Besi, Polisi: Ada Enam Kendaraan
Kemudian, minibus Toyota Rush B 2881 KYU dan Toyota Kijang Super BA 1740 JC mengalami rusak berat.
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Update jumlah kendaran yang terlibat kecelakaan beruntun di kawasan Padang Besi, Padang.
- Total jumlah kendaraan yang terlibat bertambah menjadi enam unit.
- Kecelakaan tersebut melibatkan tiga unit truk, dua minibus, dan satu unit jeep.
- Sebanyak empat orang dilaporkan meninggal dunia.
- Hingga Senin (11/5/2026) pagi, sebanyak dua orang masih dirawat di Semen Padang Hospital.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Update jumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Raya Padang-Indarung, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPadang.com, kecelakaan tersebut melibatkan tiga unit truk, dua minibus, dan satu unit jeep pada Minggu (10/5/2026) pukul 07.30 WIB
Kendaraan yang terlibat terdiri dari truk Hino BM 9936 KU, minibus Toyota Rush B 2881 KYU, truck Hino BA 9522 IU, Jeep Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ, truk Hino BA 8497 QU, dan Toyota Kijang Super BA 1740 JC.
Kondisi Kendaraan
Kasi Humas Polresta Padang, Ipda Wadhi Nofianto, mengatakan kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami rusak ringan hingga berat.
Kata dia, truk Hino BM 9936 KU mengalami kerusakan pada bagian kaca depan pecah, kepala mobil penyok, dan ban belakang kanan pecah.
Kemudian, minibus Toyota Rush B 2881 KYU dan Toyota Kijang Super BA 1740 JC mengalami rusak berat.
Baca juga: Petugas Bersihkan Sisa Pohon di Lokasi Laka Padang Besi, Warga: Kini Pandangan Lebih Terang
Sementara itu, mobil Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ mengalami kerusakan pada bagian lampu belakang kanan pecah, kap mesin penyok, bemper depan pecah, lampu depan kiri kanan pecah, roda depan rusak, dan ban belakang kanan pecah.
"Untuk kondisi truk Hino BA 9522 IU rusak pada bagian lampu kiri belakang pecah, plang pengaman kanan penyok dan gores. Truk Hino BA 8497 QU mengalami kerusakan pada bagian bak belakang sebelah kanan," ujar Ipda Wadhi Nofianto.
Kronologis: Truk Melaju Tak Terkendali
Ipda Wadhi Nofianto mengatakan bahwa kecelakaan bermula saat truk Hino BM 9936 KU yang dikemudikan Abdul Rahman (29), warga Padayo Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, melaju dari arah Simpang SPN menuju Simpang Gadut.
“Sesampainya di lokasi kejadian, truk diduga lepas kendali lalu menabrak kendaraan di depannya secara beruntun,” ujar Ipda Wadhi.
Truk tersebut pertama kali menabrak Minibus Toyota Rush B 2881 KYU yang dikemudikan Arif Candra Effendi (40), warga Kota Solok.
Baca juga: Polisi Tangkap Petani di Dharmasraya, Sita Dua Paket Sabu dan 93 Butir Ekstasi
Akibat benturan itu, Toyota Rush terdorong ke depan dan menghantam truk Hino BA 9522 IU yang dikemudikan Jasman Rahman (50), warga Kabupaten Pesisir Selatan.
"Namun, Truck Hino BM 9936 KU terus melaju dan kembali menabrak Jeep Mitsubishi Pajero BA 1218 WQ yang dikemudikan Muhammad Itmam Mediawan (31), warga Kota Jambi," jelasnya.
Pajero tersebut kemudian terdorong dan menghantam truk Hino BA 8497 QU yang dikemudikan Rich Maltin Yahya (33), warga Kabupaten Pesisir Selatan.
Tidak berhenti sampai di situ, Truck Hino BM 9936 KU kembali melaju dan menabrak Toyota Kijang Super BA 1740 JC yang dikemudikan Ahmad Doni (44), warga Kabupaten Solok, hingga kendaraan tersebut terdorong ke taman jalan di sisi kanan jalan.
Ipda Wadhi menjelaskan, kondisi jalan di lokasi kejadian sedikit menikung dengan permukaan jalan beraspal namun dalam kondisi rusak.
“Di lokasi juga tidak terdapat marka jalan maupun rambu-rambu lalu lintas. Saat kejadian cuaca cerah dengan arus kendaraan sedang,” katanya.
Empat Meninggal dan Kondisi Korban Selamat
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang meninggal dunia, yakni pengemudi Toyota Rush Arif Candra Effendi (40), serta tiga penumpang Toyota Rush masing-masing Jhon Effendi (64), Efrialita (57), dan Delfawati (61).
Selain korban meninggal dunia, sebanyak 10 orang mengalami luka ringan dan mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit di Kota Padang.
"Pengemudi Toyota Kijang Super Ahmad Doni mengalami nyeri dada dan luka lecet di bagian kening. Penumpangnya, Deni Wati (47), mengalami nyeri tangan kiri dan pusing," ujar Ipda Wadhi.
Baca juga: Tabrakan Beruntun Padang Besi, Hani: Ibu Saya Trauma, Lututnya Gemetar, Terpaksa Dibawa ke Puskesmas
Sementara pengemudi Pajero, Muhammad Itmam Mediawan mengalami luka lecet di kedua tangan serta memar di kepala dan kaki.
Penumpangnya, Gebby Mutia Remina (32), Sultan Alfatih Igeasya (7), Shahia Arienna Igeasya (5), dan Dasmiarti (59) juga mengalami luka ringan.
"Pengemudi truk Hino BM 9936 KU, Abdul Rahman, mengalami nyeri pinggang, luka lecet, dan sakit pada bagian kaki," sebutnya.
Sedangkan dua penumpang Toyota Rush, yakni Syahbudin (55) dan Armalinda (53), mengalami luka memar dan luka lecet.
Selain korban jiwa dan luka-luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan berat pada sejumlah kendaraan dengan total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp450 juta.
Saat ini Satlantas Polresta Padang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan.
"Polisi juga telah melakukan olah TKP, pengukuran lokasi kejadian, serta mengamankan seluruh kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti," tambahnya.
Dua Orang Masih Dirawat di SPH
Dua orang korban kecelakaan beruntun di Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang masih menjalani perawatan di Semen Padang Hospital (SPH), Senin (11/5/2026).
Diketahui, kecelakaan beruntun yang melibatkan lima kendaraan tersebut terjadi pada Minggu (10/5/2026) sekira pukul 07.30 WIB.
Berdasarkan data yang dihimpun TribunPadang.com, empat orang di antaranya meninggal dunia.
Korban meninggal dunia pertama adalah Arif Candra Efendi (40), pengemudi Toyota Rush. Korban merupakan warga Lubuak Lasih, Kota Solok.
Baca juga: Jadwal Wali Kota Padang Hari Ini, Silaturahmi Tokoh Agama hingga Sambut Kedatangan Konjen India
Korban meninggal dunia berikutnya yakni Jhon Efendi (65), seorang pedagang yang berdomisili di Simpang Rumbio, Solok. Selanjutnya Hj Efrialita (57), ibu rumah tangga asal Simpang Rumbio, Solok.
Korban meninggal dunia lainnya adalah Del (60), ibu rumah tangga yang tercatat sebagai warga Singkarak, Solok.
Sementara, dua dari empat orang yang dirawat di SPH Padang, masih menjalani perawatan sampai hari ini.
Humas SPH, Kiki, mengatakan bahwa dua orang korban masih menjalani perawatan di ruangan rawat inap hingga Senin (11/5/2026).
"Sekarang masih tersisa dua orang korban yang masih dirawat," kata dia saat dikonfirmasi TribunPadang.com.
Baca juga: Cari Bocah Hanyut di Pantai Buayo Putiah Pessel, Tim SAR Gabungan Sisir Dua Arah
Sebelumnya kata dia, dua orang korban sudah diberikan izin untuk pulang pada Minggu (10/5/2026) kemarin, usai menjalani perawatan.
"Kemarin, dua orang pasien sudah kita pulangkan," jelasnya.
Namun untuk kondisi korban dan nama korban yang masih menjalani perawatan di SPH Padang, Kiki belum menjelaskan secara detail.
Hingga berita ini ditayangkan, TribunPadang.com terus mengkonfirmasi dari berbagai pihak.(*)
TribunBreakingNews
Multiangle
Kecelakaan beruntun
Tabrakan Beruntun
Padang Besi
Padang
Lubuk Kilangan
| Petugas Bersihkan Sisa Pohon di Lokasi Laka Padang Besi, Warga: Kini Pandangan Lebih Terang |
|
|---|
| BPJN Sumbar Akan Bangun Pembatas Jalan di Padang Besi, Lokasi Kecelakaan Beruntun |
|
|---|
| Tabrakan Beruntun Padang Besi, Hani: Ibu Saya Trauma, Lututnya Gemetar, Terpaksa Dibawa ke Puskesmas |
|
|---|
| Update Korban Tabrakan Beruntun di Padang Besi, Dua Orang Masih Dirawat di SPH |
|
|---|
| Lokasi Tabrakan Beruntun di Padang Besi Sudah Banyak Makan Korban, Edi: Sekarang Paling Parah |
|
|---|