Kecelakaan Beruntun di Padang

Kecelakaan Beruntun di Padang Besi Bikin Tiang Listrik dan Pohon Tumbang, Jalur Solok-Padang Macet

Kecelakaan Beruntun di Padang Besi melibatkan sejumlah kendaraan besar dan kecil di Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan,

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Dok. Shinta
KECELAKAAN BERUNTUN - Pohon dan tiang listrik tumbang usai kecelakaan beruntun di kawasan Jembatan Padang Besi, Kota Padang, Minggu (10/5/2026). Insiden ini sempat mengganggu arus lalu lintas jalur Solok menuju Padang. 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan beruntun terjadi di Jembatan Padang Besi, Minggu pagi.
  • Dua truk dan tiga minibus terlibat tabrakan dari arah Solok ke Padang.
  • Tiang listrik dan pohon tumbang usai dihantam kendaraan yang hilang kendali.
  • Warga berhamburan ke lokasi, korban disebut sempat terjepit di dalam mobil.
  • Jalur Solok-Padang terganggu, suara benturan keras bikin warga panik.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kecelakaan Beruntun di Padang Besi melibatkan sejumlah kendaraan besar dan kecil di Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Minggu (10/5/2026).

Peristiwa nahas ini mengakibatkan pohon hingga tiang listrik rubuh tertabrak kendaraan yang terlibat hingga menutup akses jalan utama.

Dari rekaman video yang diterima TribunPadang.com, tampak kecelakaan melibatkan sejumlah kendaraan jenis truk dan minibus.

Di sekitar lokasi pun tampak sejumlah pohon hingga tiang listrik rubuh dan hancur karena ditabrak oleh kendaraan yang terlibat. 

Beberapa kendaraan pun tampak hancur, bahkan ada yang terjepit pada bagian depan dan belakang truk.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Padang Besi Libatkan 5 Kendaraan, Bunyi Benturan Keras hingga Korban Terjepit

KECELAKAAN DI PADANG - Kecelakaan melibatkan satu unit truk dan minibus terjadi di kawasan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Minggu (10/5/2026) pagi. 
KECELAKAAN DI PADANG - Kecelakaan melibatkan satu unit truk dan minibus terjadi di kawasan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Minggu (10/5/2026) pagi.  (TribunPadang.com/Ist)

Warga sekitar pun juga tampak berbondong-bondong di lokasi kejadian untuk membantu korban yang dilaporkan terjepit dalam kendaraannya. 

Salah seorang warga sekitar, Shinta, mengatakan bahwa kecelakaan tersebut terjadi sekira pukul 08.00 WIB. 

Lokasi kejadian tepat di kawasan Jembatan Padang Besi, kendaraan yang terlibat kecelakaan awalnya datang dari arah Solok menuju Padang. 

"Iya benar ada kejadian kecelakaan, lokasinya pas di jembatan padang besi, tadi kejadiannya sekitar pukul 08.00 WIB," katanya saat dihubungi TribunPadang.com.

Menurut Shinta, saat kecelakaan ia sedang berada di rumahnya yang tidak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat itu ia mendengar bunyi benturan yang cukup keras layaknya ban truk yang meletus.

"Waktu kejadian itu saya dirumah, rumah saya agak ke dalam atau ke belakang dari jalan raya, kemudian saya dengar bunyi benturan, seperti ban truk meletus. Tapi yang anehnya kenapa bunyi sering atau banyak lah gitu, jadi saya coba lihat keluar, ternyata sudah berderet saja mobil-mobil terlibat kecelakaan itu," jelasnya. 

Baca juga: Pemkab Padang Pariaman Bantah Hentikan Pembangunan Jembatan Darurat Anduriang, Jelaskan Alasannya

Menurut Shinta, ia melihat sekitar lima kendaraan yang terlibat, yaitu dua unit kendaraan truk dan tiga unit minibus. 

"Kalau yang saya lihat itu sekitar lima kendaraan, dua truk dan tiga mobil minibus, beberapa ada yang dalam keadaan ringsek," katanya. 

Shinta juga mengatakan bahwa dirinya tidak terlalu mengetahui jumlah korban. Namun berdasarkan informasi dari warga sekitar bahwa ada korban yang terjepit di dalam kendaraan. 

"Kalau jumlah korban saya kurang tau ya, saya tidak terlalu melihat. Tapi tadi saya tanya warga lain, ada yang terjepit di dalam mobil katanya," jelas Shinta. 

Setelah melihat kejadian selama beberapa menit, Shinta pun langsung pergi dan meninggalkan TKP dengan kondisi masyarakat yang masih ramai untuk membantu. 

"Saya tadi tidak terlalu lama, karena ada keperluan juga, tadi pas saya pergi orang masih ramai untuk membantu korban yang terjepit," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved