Kota Padang

Turap Longsor di UIN Imam Bonjol Padang Mulai Diperbaiki, Rektor: Target Rampung September 2026

“Yang kita ajukan sekitar Rp30 miliar. Tetapi ini tidak menutup kemungkinan bisa berubah, tergantung jenis pekerjaan yang dilakukan nanti,” katanya.

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
PERBAIKAN TURAP– Tampak kondisi turap penahan tanah di kawasan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UIN Imam Bonjol Padang yang tengah dalam tahap perbaikan, Rabu (22/4/2026). Turap yang sebelumnya mengalami longsor akibat hujan lebat tersebut kini direhabilitasi sebagai bagian dari penanganan darurat oleh Kementerian PUPR. 

Ringkasan Berita:
  • Turap di Kampus UIN Imam Bonjol Padang terdampak bencana longsor.
  • Kerusakan terjadi pada turap penahan tanah di antara Gedung A dan Gedung B.
  • Turap mulai dikerjakan dan ditargetkan rampung pada September 2026.
  • Adapun total anggaran yang diajukan untuk penanganan kerusakan mencapai sekitar Rp30 miliar.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Perbaikan turap yang mengalami longsor di kawasan Kampus III UIN Imam Bonjol Padang mulai dikerjakan. Proyek ini menjadi bagian dari penanganan darurat bencana melalui program percepatan (crash program) yang didukung Kementerian PUPR.

Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd., mengatakan saat ini pengerjaan awal telah dimulai, khususnya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), yang menjadi salah satu titik terdampak cukup parah.

“Alhamdulillah sekarang sudah mulai tahap pengerjaan untuk darurat bencana, dimulai dari pekerjaan kecil-kecil, kemudian dilanjutkan dengan pengerjaan yang besar. PT Berantas sudah mulai melakukan rehabilitasi di FEB,” ujarnya saat diwawancarai di Gedung Rektorat UIN Imam Bonjol Padang Kampus III, Rabu (22/4/2026).

Baca juga: Turap di Kampus 3 UIN Imam Bonjol Padang Terdampak Longsor, Kerugian Sentuh Rp5 Miliar

Rektor UIN Imam Bonjol Padang 22/4/2026
PERBAIKAN TURAP- Rektor UIN Imam Bonjol Padang, Prof. Dr. Martin Kustati, M.Pd., diwawancarai di Gedung Rektorat UIN Imam Bonjol Padang Kampus III, Rabu (22/4/2026).

Ia menjelaskan, kerusakan yang sempat viral pada November 2025 lalu bukan terjadi pada gedung, melainkan pada turap penahan tanah di antara Gedung A dan Gedung B.

“Perlu kita klarifikasi, itu bukan gedung, tetapi turap pembatas yang tergerus air akibat hujan lebat yang berlangsung hampir satu minggu,” jelasnya.

Menurut Martin, seluruh kerusakan telah dilaporkan melalui Sistem Informasi Terpadu Nasional (Situnas) serta ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dari laporan tersebut, respons cepat datang dari pihak Kementerian PUPR.

Adapun total anggaran yang diajukan untuk penanganan kerusakan mencapai sekitar Rp30 miliar. Namun, jumlah tersebut masih bersifat estimasi dan dapat berubah sesuai kondisi di lapangan.

Baca juga: Longsor Rusak Turap Kampus, UIN Imam Bonjol Alihkan Kuliah ke Daring hingga 28 November 2025

“Yang kita ajukan sekitar Rp30 miliar. Tetapi ini tidak menutup kemungkinan bisa berubah, tergantung jenis pekerjaan yang dilakukan nanti,” katanya.

Selain di FEB, terdapat setidaknya empat titik turap yang mengalami kerusakan cukup parah, di antaranya di sekitar Gedung Fakultas Syariah dan beberapa lokasi lainnya di area kampus.

Untuk target pengerjaan, Martin menyebut perbaikan di FEB diperkirakan selesai pada September 2026. Meski demikian, pihak kampus berharap proses tersebut bisa dipercepat tanpa mengabaikan standar konstruksi.

“Kita berharap bisa lebih cepat, tetapi tetap harus sesuai standar. Jangan sampai ingin cepat, tapi hasilnya tidak maksimal dan berisiko terulang kembali,” ujarnya.

Baca juga: Haru dan Bahagia Warnai Pelepasan Calon Jemaah Haji dan Purna Tugas di UIN Imam Bonjol Padang

Ia menambahkan, proses pembangunan turap dilakukan berdasarkan kajian ilmiah yang telah disusun oleh tim ahli dan pusat studi, termasuk rekomendasi terkait desain konstruksi, vegetasi pendukung, hingga sistem irigasi.

“Semua sudah berdasarkan kajian, jadi kita tidak menebak-nebak. Gedung-gedung di kampus ini juga sudah memiliki AMDAL dan kajian tata ruang,” katanya.

Sementara itu, aktivitas perkuliahan di kampus tetap berjalan normal. Martin memastikan bahwa kerusakan hanya terjadi pada turap, sehingga tidak mengganggu struktur bangunan utama.

“Perkuliahan tetap berjalan offline. Gedung aman, tidak ada masalah. Hanya turap yang diperbaiki,” tegasnya.

Diketahui sebelumnya, turap di Kampus III UIN Imam Bonjol yang berlokasi di Sungai Bangek, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, mengalami longsor pada Selasa (25/11/2025) sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa tersebut menyebabkan kerugian sekitar Rp5 miliar, serta menimbun tiga unit mobil dan tiga sepeda motor. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved