Harga BBM di Sumbar

Harga Dexlite dan Pertamina Dex Naik, Hantam Biaya Operasional Pengusaha di Padang

Kami tetap ambil seperti biasa. Rencananya sekitar 10.000 liter, tapi karena keterbatasan tangki di SPBU, diambil bertahap

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: afrizal

“Kalau melihat kondisi global, harga minyak memang naik. Jadi mau tidak mau kami mengikuti,” ujarnya.

Baca juga: Harga BBM Non Subsidi di Padang Naik, Pertamax Turbo dan Dex di Padang Ikut Berubah

Pilih Solar Eceran

Sementara itu, warga lainnya, Rustiawan, mengaku kenaikan harga BBM non-subsidi justru semakin menyulitkan masyarakat kecil, terutama yang bergantung pada Solar dan Dexlite.

“Kalau naiknya setinggi ini tentu sangat menyusahkan. Biasanya kami masih sanggup dengan harga lama, tapi kalau sudah di atas Rp20 ribu, berat,” katanya.

Ia menyebut, keterbatasan pasokan solar subsidi di SPBU kerap memaksa masyarakat beralih ke BBM non-subsidi.

“Karena solar kadang ada kadang tidak, kami terpaksa pakai Dexlite. Tapi dengan harga sekarang, kami lebih memilih membeli solar eceran yang lebih terjangkau,” ungkapnya.

Arya dan Rustiawan berharap pemerintah dapat segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga BBM, agar tidak semakin membebani masyarakat, khususnya pengguna Solar dan Dexlite di daerah tersebut.

PT Pertamina (Persero) resmi melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi di seluruh wilayah Indonesia, terhitung mulai Sabtu, 18 April 2026.

Truk Antre Solar

Pantauan TribunPadang.com, Sabtu (18/4/2026) siang di SPBU Pertamina Kayu Gadang, Simpang Kampus, Kelurahan Pasa Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, geliat aktivitas pengisian bahan bakar tetap ramai meski ada kenaikan harga.

Baca juga: Harga BBM Non Subsidi di Padang Naik, Pertamax Turbo dan Dex di Padang Ikut Berubah

Sekitar pukul 14.37 WIB, tidak terlihat adanya antrean kendaraan di jalur pengisian Dexlite maupun Pertamax Turbo. 

Suasana di jalur tersebut cenderung lengang dibandingkan jalur lainnya.

Pemandangan kontras justru terlihat di jalur pengisian Solar dan Pertalite. 

Antrean panjang kendaraan tampak mengular hingga mendekati pintu masuk SPBU.

Truk-truk besar berbahan bakar solar mendominasi antrean di satu sisi, sementara deretan sepeda motor dan mobil pribadi memenuhi antrean Pertalite.

Beberapa pengendara sepeda motor juga terlihat tetap memilih mengisi Pertamax, meskipun volume antreannya tidak sepanjang jalur Pertalite.

Respon Warga dan Pengendara

Seorang pengendara, Cacan mengaku sudah mengetahui adanya kenaikan harga tersebut sesaat setelah memasuki area SPBU.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved