Ibadah Haji 2026

Siap Bertolak 23 April, 1.089 JCH Padang Diinstruksikan Hindari Selfie dan Live Streaming

“Mari jadikan momentum berhaji dengan beribadah secara khusyuk, tidak melakukan live streaming maupun selfie selama di Tanah Suci,” ajak Zul Asfi.

Editor: Rezi Azwar
Kemenag Sumbar
IBADAH HAJI 2026- Dokumentasi kegiatan ibadah haji. Pemerintah Kota Padang mengingatkan 1.089 Jemaah Calon Haji (JCH) untuk memperketat disiplin selama di Tanah Suci dengan mematuhi larangan dokumentasi. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 1.089 JCH Kota Padang siap bertolak ke Tanah Suci mulai 23 April 2026 mendatang.
  • Kepada seluruh jemaah diimbau untuk fokus beribadah.
  • Tidak melakukan swafoto atau selfie secara berlebihan maupun live streaming selama berada di Tanah Suci.
  • Jika kedapatan, jemaah akan mendapat teguran dan tindakan dari otoritas keamanan Arab Saudi.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Kota Padang mengingatkan 1.089 Jemaah Calon Haji (JCH) untuk memperketat disiplin selama di Tanah Suci dengan mematuhi larangan dokumentasi.

Jemaah ditegaskan untuk tidak melakukan swafoto (selfie) maupun live streaming di area Masjidil Haram dan Masjid Nabawi guna menghindari teguran hingga tindakan tegas dari otoritas keamanan Arab Saudi.

Diketahui bahwa sebanyak 1.089 Jemaah Calon Haji (JCH) Kota Padang, yaitu untuk kloter pertama dipastikan siap bertolak ke Tanah Suci mulai 23 April 2026 mendatang.

Melansir dari Diskominfo Kota Padang, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Padang melalui Kasubag Bina Mental dan Keagamaan, Zul Asfi Lubis mengimbau kepada seluruh jemaah untuk fokus beribadah.

Baca juga: Pemko Padang Pastikan Kenyamanan Bagi 1.089 JCH, Keberangkatan Terbagi dalam Enam Kloter

Tidak melakukan swafoto atau selfie secara berlebihan maupun live streaming selama berada di Tanah Suci.

“Mari jadikan momentum berhaji dengan beribadah secara khusyuk, tidak melakukan live streaming maupun selfie selama di Tanah Suci,” ajak Zul Asfi Lubis, Selasa (14/4/2026).

Selama ini, Pemerintah Arab Saudi memang melarang keras melakukan aktivitas dokumentasi, termasuk foto dan video di Masjid Nabawi dan Masjidil Haram.

Bahkan jika kedapatan melakukan aktivitas tersebut, jemaah akan mendapat teguran dan tindakan dari otoritas keamanan Arab Saudi. Larangan itu bertujuan untuk menjaga kekhusyukan dan ketertiban jemaah lain.

Baca juga: Pemko Padang Tekankan WFH Bukan Ajang Libur, ASN yang Melanggar Terancam Sanksi

Zul Asfi Lubis mengimbau kepada seluruh JCH Kota Padang untuk terus menjaga kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci, maupun saat berada di Tanah Suci. Mengonsumsi makanan yang bergizi dan vitamin secukupnya.

“Tetap jaga kesehatan, karena fisik memang dibutuhkan untuk beribadah di Tanah Suci,” ajaknya.

Selain menjaga kesehatan, jemaah diimbau untuk memasang niat dengan baik. Berniat ikhlas untuk beribadah.

“Serta meniatkan hasil akhir yang harus dapat dicapai, yakni menjadi haji atau hajjah mabrur, ketiga hal itu (menjaga fisik, niat dan hasil) harus diterapkan dengan baik dalam menjalankan ibadah ke Tanah Suci,” kata Zul Asfi Lubis.

Diketahui, pemberangkatan resmi haji 2026 dimulai pada 22 April 2026. Sebanyak 386 calon haji Kota Padang kloter I dijadwalkan masuk Asrama Haji Padang pada 23 April 2026. Mereka akan masuk kloter pertama pada pukul 06.00 WIB.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved