Berita Populer Padang

4 Berita Populer Padang: Jaga Kondusivitas Ramadan dan Harga Emas Antam Tembus Rp3,19 Juta per Gram

Muharlion juga memberi perhatian khusus terhadap potensi gangguan ketertiban yang kerap terjadi pada malam hari, seperti tawuran dan balap liar.

Tayang:
Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/DPRD Padang
PENGAWASAN BULAN RAMADAN - Ketua DPRD Kota Padang Muharlion bersama Wali Kota Padang Fadly Amran, unsur Forkopimda, serta pimpinan organisasi kemasyarakatan, sosial, keagamaan dan kepemudaan berfoto bersama usai menyepakati komitmen menjaga kondusivitas dan ketertiban selama bulan suci Ramadan 1447 H di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Jumat (13/2/2026). 

Salah satu toko rujukan warga, Toko Emas Murni di kawasan pasar utama Padang, mencatat harga emas kadar tinggi hari ini dibuka di angka Rp2.740.000 per gram.

Baca juga: Harga Pangan di Solok Selatan Pekan Kedua Februari 2026: Beras Turun, Telur dan Cabai Naik

“Untuk harga emas hari ini, kita buka di angka Rp2.740.000 per gram,” ujar Alifa, karyawan Toko Emas Murni, saat dihubungi TribunPadang.com sekitar pukul 15.30 WIB.

Selain harga per gram, emas juga diperjualbelikan dalam satuan lokal “ameh”.

Saat ini, harga satu ameh berkisar Rp6.850.000.

Menurut Alifa, fluktuasi harga dipengaruhi pergerakan harga emas dunia dan dinamika ekonomi global yang terus berubah.

Sebagai perbandingan, harga emas batangan di Pegadaian juga mengalami penyesuaian.

Baca juga: Harga Emas di Padang Melejit Tembus Rp 2,8 Juta per Gram, Cek Update di Pasar Raya dan Pegadaian

Berdasarkan data terbaru dari laman resmi Pegadaian, emas Antam ukuran 1 gram dibanderol Rp3.195.000.

Sementara itu, produk emas Galeri 24 dipatok Rp2.938.000 per gram dan emas UBS dijual Rp2.961.000 per gram.

Selisih harga antara emas perhiasan di toko lokal dan emas batangan di Pegadaian menjadi pertimbangan tersendiri bagi masyarakat sebelum memutuskan untuk membeli.

3. Banjir Koto Tangah Jadi Prioritas, Normalisasi Sungai Diusulkan dalam Musrenbang RKPD 2027

MUSRENBANG KECAMATAN - Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyampaikan sambutan sekaligus arahan dalam Musrenbang Kecamatan Koto Tangah di Aula Bagindo Azis Chan, Balikota Padang, Jumat (13/2/2026). Musrenbang tersebut membahas usulan prioritas pembangunan tahun anggaran 2027, mulai dari penanganan banjir, normalisasi sungai, hingga perbaikan infrastruktur dan pelayanan publik.
MUSRENBANG KECAMATAN - Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menyampaikan sambutan sekaligus arahan dalam Musrenbang Kecamatan Koto Tangah di Aula Bagindo Azis Chan, Balikota Padang, Jumat (13/2/2026). Musrenbang tersebut membahas usulan prioritas pembangunan tahun anggaran 2027, mulai dari penanganan banjir, normalisasi sungai, hingga perbaikan infrastruktur dan pelayanan publik. (TribunPadang.com/DPRD Padang)

Kecamatan Koto Tangah memprioritaskan penanganan banjir dan normalisasi sungai dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk penyusunan RKPD Tahun Anggaran 2027.

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, mengatakan Koto Tangah sebagai kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar di Kota Padang memiliki tantangan yang kompleks, terutama pascabencana hidrometeorologi yang terjadi beberapa waktu lalu.

“Koto Tangah ini penduduknya sekitar 219 ribu jiwa dengan wilayah yang cukup luas dan sebagian kawasan rawan banjir. Karena itu, normalisasi sungai dan pengendalian banjir menjadi salah satu harapan utama masyarakat,” ujar Muharlion.

Ia menyebutkan sejumlah wilayah seperti kawasan Maransi, Tunggul Hitam, dan Air Pacah menjadi perhatian dalam pembahasan Musrenbang.

Sementara di kawasan Lubuk Buaya, menurutnya, sudah mulai ada solusi melalui pengaturan aliran Sungai Batang Kandis.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved