Cuaca Buruk di Padang

BMKG Prediksi Hujan di Padang Bertahan hingga 19.30 WIB, Warga Diminta Waspada

Pasalnya, curah hujan di penghujung tahun masih tergolong tinggi dan berpotensi memicu bencana hidrometeorologi.

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
HUJAN- Penampakan hujan yang mengguyur kawasan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat, Selasa (30/12/2025) pukul 18.28 WIB. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan, mengatakan durasi hujan di Kota Padang terbilang cukup panjang berdasarkan pemantauan radar cuaca BMKG.  

Karena itu, BMKG meminta masyarakat untuk tetap waspada dan mengantisipasi potensi bencana selama hujan masih berlangsung.

“Untuk masyarakat, kami minta tetap waspada,” pungkas Desindra.

Sebelumnay diberitakan, hujan deras yang mengguyur Kota Padang pada Selasa (30/12/2025) sore menyebabkan kenaikan debit air di sejumlah aliran sungai, termasuk Sungai Lumin di Kecamatan Koto Tangah.

Pantauan TribunPadang.com pada pukul 17.34 WIB, hujan masih mengguyur beberapa wilayah Kota Padang.

Baca juga: Angin Kencang Terbangkan Payung Pedagang di Pasar Raya Padang, Barang Dagangan Basah Disiram Hujan

Kondisi ini memicu kekhawatiran terjadinya banjir bandang susulan di wilayah yang sebelumnya sudah  terdampak.

Debit Air Sungai Lubuk Minturun Alami Peningkatan

CUACA BURUK- Kondisi sungai di Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang saat hujan lebat, Selasa (30/12/2025).
CUACA BURUK- Kondisi sungai di Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang saat hujan lebat, Selasa (30/12/2025). (Dokumentasi/Warga (Jerry Pratama Putra))

Camat Koto Tangah, Fizlan Setiawan, mengatakan debit air di aliran Sungai Lumin hingga sore hari terus mengalami peningkatan. 

Bahkan, tanggul yang sebelumnya dibangun oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) kembali jebol akibat derasnya arus air.

“Kondisi air di aliran Lumin makin tinggi. Tanggul yang dibuat oleh BWS kembali jebol dan terbawa arus air,” kata Fizlan Setiawan kepada TribunPadang.com, Selasa (30/12/2025).

Warga Diminta Menjauh dari Aliran Sungai

Melihat kondisi tersebut, pihak kecamatan telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar menjauh dari sepanjang aliran sungai. 

Baca juga: Derasnya Aliran Sungai Lumin Jebolkan Tanggul di Koto Tangah Padang

Imbauan ini disampaikan melalui koordinasi lintas sektor, mulai dari kelurahan hingga aparat keamanan.

“Kita sudah mengimbau seluruh instansi, lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, relawan, RT dan RW, serta warga setempat untuk menjauh dari sepanjang aliran sungai. Debit air masih tinggi dan curah hujan dari hulu juga cukup tinggi,” ujarnya.

Titik Kenaikan Air Akibat Hujan

Fizlan menyebutkan, sejumlah kelurahan di Kecamatan Koto Tangah terpantau mengalami kenaikan air akibat hujan yang turun sejak siang hingga sore hari. 

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved