Sumatera Barat
Danrem 032/Wbr Buka Turnamen Mini Soccer Piala Panglima TNI 2025 yang Diikuti 32 Tim
Turnamen bergengsi ini diikuti 32 tim terbaik dari Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, hingga Jakarta.
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Mahfud, secara resmi membuka Turnamen Mini Soccer Piala Panglima TNI 2025 yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI yang jatuh pada tanggal 5 Oktober nanti.
Acara pembukaan turnamen mini soccer tersebut berlangsung meriah di Lapang Dobi Sport Hub, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Rabu (3/9/2025).
Turnamen bergengsi ini diikuti 32 tim terbaik dari Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, hingga Jakarta.
Para peserta akan bersaing memperebutkan total hadiah ratusan juta rupiah, sekaligus menjadikan ajang ini sebagai momentum mempererat silaturahmi, sportivitas, dan semangat juang generasi muda.
Baca juga: Semen Padang Targetkan 3 Poin Hadapi PSBS Biak untuk Perbaiki Posisi di Klasemen BRI Super League
Dalam sambutannya, Danrem 032/Wbr Brigjen TNI Mahfud menyampaikan bahwa olahraga merupakan sarana pemersatu bangsa, serta wadah positif untuk menyalurkan bakat dan energi generasi muda.
Ia juga menegaskan bahwa TNI selalu hadir dan mendukung kegiatan yang mendorong semangat kebersamaan dan kebugaran jasmani.
“Turnamen ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi ajang memperkokoh persatuan serta semangat pantang menyerah yang sejalan dengan nilai-nilai TNI. Mari bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas,” ujar Brigjen TNI Mahfud.
Baca juga: Persiapan Hadapi PSBS Biak di GHAS, Semen Padang FC Kembali Jalani Sesi Latihan Hari Ini
Acara pembukaan dihadiri oleh semua unsur Forkopimda provinsi Sumatera Barat, dimana Turnamen ini akan berlangsung hingga tanggal 11 dengan menggunakan sistem gugur yang penuh gengsi.
Diharapkan kegiatan ini dapat memberi hiburan bagi masyarakat sekaligus menumbuhkan bibit-bibit atlet berprestasi di bidang olahraga sepak bola.(*)
| Gubernur Mahyeldi: Tambang Emas Tradisional Masih Ditoleransi, Penggunaan Alat Berat Harus Ditindak |
|
|---|
| Mahyeldi Dorong Legalisasi Tambang Rakyat, Usulkan 15 Ribu Hektare WPR ke Kementerian ESDM |
|
|---|
| Pemprov Sumbar Siapkan Skema WFH ASN, Gubernur: Rumah Sakit dan Layanan Publik Tetap Jalan |
|
|---|
| Aturan WFH ASN Tiap Jumat, Pemprov Sumbar Tunggu Surat Resmi dari Pusat |
|
|---|
| Gubernur Mahyeldi Sebut KNKT Rekomendasikan Jalur Sitinjau Lauik Ditutup karena Rawan Kecelakaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Danrem-032Wbr-Brigjen-TNI-Mahfud-392025.jpg)