Kunci Jawaban

Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 99: Kunci Jawaban Membaca Teks KUHP dalam Anekdot

Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 99 pada Buku Kurikulum 2013 membahas materi membaca teks “KUHP dalam Anekdot”.

Editor: Mona Triana
TribunPadang.com/canva
KUNCI JAWABAN: Ilustrasi Kunci Jawaban Bahasa Indonesia. Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 99 pada Buku Kurikulum 2013 membahas materi membaca teks “KUHP dalam Anekdot”. 

TRIBUNPADANG.COM - Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 99 pada Buku Kurikulum 2013 membahas materi membaca teks “KUHP dalam Anekdot”.

Artikel ini ditujukan untuk membantu siswa dalam memahami isi bacaan sekaligus menyelesaikan soal yang tersedia pada buku pelajaran.

Sebelum masuk ke pembahasan kunci jawaban, siswa diminta terlebih dahulu membaca teks berjudul “KUHP dalam Anekdot”.

Setelah membaca, kerjakan beberapa tugas sesuai instruksi yang tertera di buku.

Jika terdapat soal yang belum bisa dijawab, sebaiknya dilewati terlebih dahulu.

Setelah memahami isi teks secara menyeluruh, siswa dapat kembali untuk melengkapi jawaban pada pertanyaan yang masih kosong.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 7 Halaman 159: Cara Menyusun Kerangka Laporan

Pembahasan kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 10 halaman 99 ini dilansir dari berbagai sumber terpercaya sehingga dapat menjadi referensi tambahan bagi siswa yang sedang belajar.

1. Betulkah setiap cerita lucu dapat digolongkan ke dalam teks anekdot?

2. Apakah teks anekdot sama dengan teks lawak?

3. Siapakah yang biasanya menjadi tokoh atau partisipan dalam anekdot? Apakah tokoh atau partisipan yang dimaksud harus selalu orang yang terkenal?

4. Di media apa sajakah teks anekdot ditemukan? Sebutkan jenis medianya dan contoh anekdot yang dimaksud!

5. Di Bidang apa sajakah kalian dapat menemukan teks anekdot ?

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 136 Kurikulum Merdeka: Menilai 2 Poster

Jawabannya :

1. Bisa, selagi masih dalam bentuk teks dan memiliki struktur seperti teks anekdot.

2. Tergantung pada struktur teks tersebut, jika memiliki Abstraksi, Orientasi, Krisis, Reaksi & Koda, maka teks lawak masih termasuk teks anekdot. Jika tidak memiliki struktur maka teks lawak tersebut tidak termasuk teks anekdot.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved