DPRD Sumbar
Vasko Ruseimy dan Evi Yandri Rajo Budiman Serahkan Huntara Mandiri ke Pemko Padang
Sebanyak 100 unit Huntara tersebut kini telah ditempati 100 kepala keluarga dengan jumlah penghuni lebih dari 400 jiwa.
Evi juga mengenang momen saat proses evakuasi warga berlangsung di tengah banjir bandang. Ia masih mengingat bagaimana warga, terutama para ibu, dievakuasi di tengah hujan deras saat rumah mereka runtuh.
Evi Yandri tidak hanya berperan dalam menggalang bantuan bersama Wagub Vasko, tetapi juga turut terlibat langsung selama proses pembangunan. Selama 45 hari pengerjaan, ia ikut membantu di lapangan layaknya mandor sekaligus pekerja.
“Sambil menunggu huntap, saya berharap warga bisa kembali fokus menata kehidupan dan ekonomi. Setidaknya sekarang sudah ada tempat pulang dan beristirahat sementara,” tambahnya.
Baca juga: Kisah Pilu Penyintas Banjir Bandang Padang: Nyaman di Hunsela, Kenangan Rumah Lama Tak Pernah Pergi
Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pembangunan Huntara mandiri ini merupakan langkah cepat untuk menjawab kebutuhan mendesak warga terdampak bencana.
“Selama ini, ketika terjadi bencana, jarang dibangun Huntara. Biasanya langsung huntap, yang prosesnya bisa memakan waktu satu hingga dua tahun. Huntara ini kami bangun atas dasar kepedulian dan simpati terhadap warga,” ujar Vasko.
Ia mengungkapkan, saat itu kondisi keuangan pemerintah belum memungkinkan, sementara warga sangat membutuhkan tempat tinggal.
Oleh karena itu, dilakukan penggalangan bantuan dan dibangun Huntara mandiri dengan melibatkan berbagai pihak.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penyelesaian Huntara ini,” ucap Vasko.
Vasko juga menegaskan bahwa pekerjaan selanjutnya adalah mendorong percepatan pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak.
Sementara itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang turut hadir dalam peresmian tersebut menyampaikan apresiasi atas pembangunan Huntara mandiri Kapalo Koto.
Baca juga: Penyintas Banjir di Kapalo Koto Mulai Hidup dari Nol di Hunsela, Bangkit dari Bayang-Bayang Bencana
Ia menyebut Huntara tersebut menjadi salah satu hunian sementara yang telah ditempati warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kota Padang.
Pemko Padang, lanjut Fadly, juga akan mengupayakan pembangunan hunian tetap serta mengawal data warga penghuni Huntara agar dapat segera memperoleh huntap.
Perwakilan ninik mamak dan Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh V mewakili warga turut menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu.
“Mari kita syukuri dan rawat bersama. Walaupun bersifat sementara, mari kita jaga kebersihan, kenyamanan, dan keamanan Huntara ini,” ujarnya.
Adapun sejumlah pihak yang terlibat dalam pembangunan Huntara mandiri tersebut antara lain Brimob Polda Sumbar, Batalyon 896, Batalyon 133, PMI Sumbar, PLN Sumbar, Semen Padang, Gekrafs Sumbar, SMKN 5 Padang, Tagana Sumbar, Karang Taruna Sumbar, AKLI Sumbar, MKI Sumbar, Badan Geologi, Pemuda Panca Marga, Masyarakat Energi Terbarukan, Tagana Mentawai, serta Tagana Kalimantan Selatan.rls
DPRD Sumbar
Sumatera Barat
Evi Yandri Rajo Budiman
huntara
Vasko Ruseimy
Pemko Padang
Kapalo Koto
dampak banjir bandang
| Ketua DPRD Sumbar Muhidi Temui Warga Kuranji, Bahas Nasib Korban Bencana Hingga Bantuan Musala |
|
|---|
| Warga Lubuk Minturun Sampaikan Keluhan Longsor hingga Usaha Rumahan saat Reses Ketua DPRD |
|
|---|
| DPRD dan Pemprov Sumbar Percepat Pembangunan Huntara Korban Banjir Bandang di Kapalo Koto |
|
|---|
| Evi Yandri Ingatkan Pemprov Jadikan LHP BPK sebagai Sarana Perbaikan Penyelenggaraan Pemerintahan |
|
|---|
| Timsel KPID Sumbar Serahkan Dokumen Hasil Test ke DPRD, Komisioner Perkuat Pengawasan Konten Siaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Wakil-Ketua-DPRD-Sumbar-Evi-Yandri-Rajo-Budiman-622026.jpg)