Berita Populer Padang
3 BERITA POPULER PADANG: Harga Bawang Merah Terus Turun dan Polisi Ringkus Pencuri Tabung Gas
Kemudian, seorang pria berinisial RM (40) ditangkap Tim Satreskrim Polresta Padang usai diduga mencuri tabung gas dari sebuah warung lontong.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Simak sejumlah berita menarik seputar Kota Padang yang telah dirangkum dalam populer Padang setelah tayang 24 jam terakhir.
Ada berita terkait harga bawang merah di Padang mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.
Kemudian, seorang pria berinisial RM (40) ditangkap Tim Satreskrim Polresta Padang usai diduga mencuri tabung gas dari sebuah warung lontong.
Selanjutnya, petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang mengamankan sound system dan minuman beralkohol pada saat menertibkan cafe dan resto.
Baca juga: Cuaca 7 Kota di Sumatera Barat Kamis 21 Agustus 2025 Diprakirakan Berawan
Baca berita selengkapnya:
1. Harga Bawang Merah di Padang Turun, Pedagang Ungkap Stok Melimpah dan Daya Beli Lesu
Harga bawang merah di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) terus mengalami penurunan dalam beberapa hari terakhir.
Penurunan harga ini dirasakan langsung oleh para pedagang di Pasar Raya Padang yang menyebut stok bawang saat ini melimpah di pasaran.
Sebagian pedagang mengaku omzet mereka belum sepenuhnya pulih karena daya beli konsumen juga ikut melemah.
Berdasarkan pantauan TribunPadang.com di Pasar Raya Padang pada hari Rabu (20/8/2025), tampak harga bawang merah bervariasi tergantung ukuran dan bentuknya.
Baca juga: 4 BERITA POPULER SUMBAR: Viral Jaksa Selingkuh, Laka Beruntun dan Diva Aurel Bikin Presiden Goyang
Zelta, salah seorang pedagang sayur di Pasar Raya Padang, mengatakan harga bawang merah turun cukup tajam dalam sepekan terakhir.
“Kalau harga bawang hari ini turun, terutama bawang merah. Tapi kalau jenis bawang lain seperti bawang putih dan bawang bombay masih stabil,” jelasnya.
Menurut Zelta, harga bawang merah saat ini berada di kisaran Rp40 ribu per kilogram, dari sebelumnya Rp50 ribu per kilogram. Penurunan harga ini disebut sangat terasa dibanding awal bulan lalu.
“Kalau bawang putih masih di harga Rp32 ribu per kilo, bawang bombay juga sama di Rp32 ribu per kilo. Jadi yang benar-benar turun hanya bawang merah,” tambahnya.
Firman, pedagang bawang lainnya di Pasar Raya, juga merasakan tren serupa. Ia menyebut harga bawang merah yang sempat menembus Rp60 ribu per kilogram beberapa minggu lalu kini turun cukup tajam.
“Sekarang saya jual bawang merah di kisaran Rp30 ribu sampai Rp45 ribu per kilo. Itu tergantung ukuran dan jenis bawangnya. Jadi memang cukup jauh turunnya,” ungkap Firman.
Firman menambahkan, untuk jenis bawang putih saat ini ia menjual Rp36 ribu per kilogram, sementara bawang bombay Rp38 ribu per kilogram. Harga dua jenis bawang ini relatif stabil, hanya mengalami sedikit penurunan.
Para pedagang juga menyebut salah satu faktor utama turunnya harga bawang merah adalah stok yang melimpah di pasaran.
Pasokan dari berbagai daerah penghasil bawang masuk cukup banyak sehingga memengaruhi harga jual di tingkat pedagang.
“Kalau stok bawang sekarang memang melimpah, jadi harga otomatis turun. Tapi meskipun harga turun, daya beli masyarakat belum kembali normal,” kata Zelta.
Menurutnya, meski harga bawang lebih murah, jumlah pembeli tidak serta merta meningkat.
“Kalau biasanya omzet bisa Rp5 juta sampai Rp6 juta sehari, sekarang paling Rp2 juta sampai Rp3 juta. Jadi harga turun, tapi pembeli tidak terlalu ramai,” jelasnya.
Para pedagang berharap pemerintah bisa mendorong geliat perekonomian masyarakat agar daya beli kembali meningkat. Dengan begitu, penurunan harga bawang merah bisa benar-benar memberi dampak positif bagi pedagang maupun konsumen.
“Semoga pemerintah bisa membantu menggerakkan kembali daya beli masyarakat, terutama di pusat-pusat pasar tradisional seperti Pasar Raya Padang ini. Supaya penurunan harga bawang bisa benar-benar terasa manfaatnya,” harap Firman.(*)
Baca juga: Update Pencarian Hari Keenam Korban Hanyut di Sungai Batang Pasaman Masih Nihil
2. Polisi Ringkus Pencuri Tabung Gas Warung Lontong di Padang, Aksinya Gagal setelah Ketahuan Warga
Seorang pria berinisial RM (40) ditangkap Tim Satreskrim Polresta Padang usai diduga mencuri tabung gas dari sebuah warung lontong.
Penangkapan berlangsung Selasa (19/8/2025) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB di kawasan Jalan Siak, Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat.
Kapolresta Padang melalui Kasat Reskrim, Kompol Muhammad Yasin, menjelaskan, pelaku merupakan warga Seberang Padang, Kecamatan Padang Selatan, yang sehari-hari tidak memiliki pekerjaan tetap.
“RM ditangkap setelah kedapatan mengambil empat tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram dari warung lontong. Barang bukti juga sudah diamankan,” kata Yasin, Rabu (20/8/2025).
Kasus ini terungkap ketika seorang warga mendengar teriakan maling di sekitar lokasi.
Saat diperiksa, pintu warung milik orang tua pelapor terlihat dalam kondisi rusak.
Pelaku diduga merusak pintu kayu tersebut untuk masuk ke dalam warung.
Tak jauh dari pintu, terlihat empat tabung gas yang sudah dikeluarkan dan dimasukkan ke dalam kantong plastik.
Melihat hal tersebut, korban segera melaporkan kejadian ke pihak kepolisian.
Polisi kemudian turun ke lokasi melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan pelaku tak lama setelah kejadian.
Menurut Yasin, korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp1 juta.
Meski nilainya tidak terlalu besar, kasus ini tetap ditangani serius karena termasuk tindak pidana pencurian dengan pemberatan.
Atas perbuatannya, RM dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan.
Saat ini penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pelaku dalam kasus serupa.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada jam-jam rawan. Pelaku biasanya memanfaatkan kelengahan pemilik usaha kecil seperti warung,” ujar Yasin.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun Terjadi di Batipuh Selatan Tanah Datar, Libatkan 2 Truk dan 1 Mikro Bus
3. Satpol PP Amankan Sound System dan Minuman Beralkohol dari 2 Cafe di Padang
Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang mengamankan sound system dan minuman beralkohol pada saat menertibkan cafe dan resto, Selasa (19/8/2025) malam.
Awalnya petugas Satpol PP Kota Padang menerima laporan dari warga terkait adanya adanya cafe yang beroperasi sampai malam hari.
Cafe dan resto tersebut berada di Jalan Padang Besi, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat.
Kemudian, lokasi kedua berlokasi di Jalan Simpang Kapuk, By Pass, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumbar.
Baca juga: Wali Kota Padang Fadly Amran Serahkan 178 Bentor ke Petugas LPS untuk Atasi Sampah
Laporan warga tersebut langsung ditanggapi oleh petugasa Satpol PP dengan mendatanginya secara langsung.
Setelah mendatangi cafe tersebut, petugas menemukan kedua cafe tersebut menyediakan minuman beralkohol dan karaoke yang beroperasi hingga larut malam.
Selain itu, suara bising dari aktivitas dari cafe tersebut juga telah mengganggu kenyamanan masyarakat yang ada di sekitar.
"Kita mendapat laporan bahwa cafe dan resto ini beroperasi sampai pukul 02.00 WIB dan suara bising dari karaoke yang disediakan seringkali mengganggu kenyamanan warga sekitar," kata Kepala seksi operasional, Eka Putra Irwandi.
Akibatnya, petugas Satpol PP Kota Padang melakukan pemeriksaan terhadap kepada pemilik cafe.
"Setelah kita melakukan pemeriksaan pemilik, cafe juga tidak memiliki surat izin usaha yang lengkap," ujarnya.
Sesuai Peraturan Daerah, cafe tersebut telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum.
"Oleh karena itu, kita perlu berikan teguran dan melakukan penertiban," jelas Eka.
Eka juga menambahkan, berdasarkan pelanggaran tersebut diamankan barang bukti berupa alat sound system dan minuman beralkohol.
"Pemilik cafe kita beri surat teguran untuk kemudian akan kita proses sesuai aturan yang berlaku," tambahnya.
Sebagai penegak Perda Satpol PP akan selalu siap untuk menanggapi laporan masyarakat terkait hal yang mengganggu ketentraman dan ketertiban umum.(*)
| Berita Populer Padang: Pemko Mulai Terapkan WFH ASN dan Fadly Amran Buka Suara Soal Kematian Karim |
|
|---|
| 3 Berita Populer padang: Jaksa Tuntut Hukuman Mati Pengedar Sabu dan Aksi Unjuk Rasa Kematian Karim |
|
|---|
| 3 Berita Populer Padang: Warga Mandi Air Hujan Akibat Sumur Kering, 1.089 JCH Siap Bertolak 23 April |
|
|---|
| 4 Berita Populer Padang: Dampak Kenaikan Harga Plastik hingga Harga Emas Tembus Rp6,4 Juta per Ameh |
|
|---|
| 3 Berita Populer Padang: Update Kematian Mahasiswa PNP, BOM Run 2026 dan Kabau Sirah Gagal Raih Poin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/HARGA-BAWANG-TURUN-Seorangdasaran.jpg)