Berita Populer Padang

4 Berita Populer Padang: TNI Pindahkan Lapangan Tembak Usai Insiden Peluru Nyasar dan Jadwal SPMB

TNI telah memutuskan menghentikan aktivitas latihan di lokasi tersebut dan berencana memindahkan lapangan tembak ke tempat yang dinilai lebih aman.

Tayang:
Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
PELURU NYASAR UNP - Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Krismadinata memberikan keterangan kepada TribunPadang.com di Rektorat UNP, Senin (8/6/2026). UNP menyambut keputusan TNI memindahkan lapangan tembak dari kawasan dekat kampus setelah insiden peluru nyasar yang melukai mahasiswi UNP Nova Wirantika dan seorang warga. 

Ringkasan Berita:
  • Penyebab peluru nyasar di UNP akhirnya terungkap usai investigasi selesai
  • SPMB SD Negeri Kota Padang dibuka 22-24 Juni, orang tua wajib catat jadwalnya.
  • SPMB SMP Kota Padang 2026 dibuka 22-24 Juni, catat tanggal pentingnya.
  • Semen Padang FC sudah mengamankan 2 pemain naturalisasi untuk Liga 2 musim depan.

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Simak sejumlah informasi terbaru seputar Kota Padang dalam 24 jam terakhir dirangkum dalam berita populer Padang.

Ada berita terkait update insiden peluru nyasar yang membuat dua orang terluka di kampus Universitas Negeri Padang (UNP). 

Buntut dari insiden tersebut, TNI menghentikan aktivitas latihan di Lapangan Tembak Lapai. Kemudian berencana memindahkan lapangan tembak ke tempat yang dinilai lebih aman.

Kemudian terdapat berita terkait pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) SD-SMP Tahun Ajaran 2026/2027.

Selanjutnya update persiapan tim Semen Padang FC jelang bergulirnya kompetisi Liga 2 musim depan. Manajemen Kabau Sirah telah mengamankan dua pemain naturalisasi yang akan menjadi bagian dari kekuatan baru musim depan.

Baca berita selengkapnya:

1. TNI PindahkaLapangan Tembak Usai Insiden Peluru Nyasar, Rektor UNP Minta Masyarakat Tak Resah Lagi

PELURU NYASAR UNP - Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Krismadinata memberikan keterangan kepada TribunPadang.com di Rektorat UNP, Senin (8/6/2026). UNP menyambut keputusan TNI memindahkan lapangan tembak dari kawasan dekat kampus setelah insiden peluru nyasar yang melukai mahasiswi UNP Nova Wirantika dan seorang warga.
PELURU NYASAR UNP - Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) Krismadinata memberikan keterangan kepada TribunPadang.com di Rektorat UNP, Senin (8/6/2026). UNP menyambut keputusan TNI memindahkan lapangan tembak dari kawasan dekat kampus setelah insiden peluru nyasar yang melukai mahasiswi UNP Nova Wirantika dan seorang warga. (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Universitas Negeri Padang (UNP) meminta masyarakat tidak lagi khawatir menyusul terungkapnya penyebab insiden peluru nyasar yang melukai dua orang di lingkungan kampus tersebut pada Selasa (2/6/2026) lalu.

Rektor UNP, Krismadinata, mengatakan pihak TNI telah menyampaikan hasil investigasi dan mengakui bahwa proyektil yang mengenai mahasiswi UNP Nova Wirantika dan seorang warga bernama Guruh Guino berasal dari latihan tembak yang dilakukan di Lapangan Tembak Lapai.

Tak hanya itu, TNI juga telah memutuskan menghentikan aktivitas latihan di lokasi tersebut dan berencana memindahkan lapangan tembak ke tempat yang dinilai lebih aman.

"Kita bersyukur semuanya sudah jelas. TNI telah menyampaikan tanggung jawabnya dan juga memutuskan kegiatan latihan tembak tidak lagi dilakukan di sekitar Kampus UNP Air Tawar," kata Krismadinata kepada TribunPadang.com di Rektorat UNP, Senin (8/6/2026).

Menurut Krismadinata, sejak insiden terjadi pihak kampus langsung bergerak cepat memberikan pertolongan kepada korban sekaligus berkoordinasi dengan berbagai pihak.

Baca juga: Peluru Nyasar UNP, Kodam XX/TIB Tutup Lapangan Tembak dan Evaluasi Sistem Keamanan

Saat kejadian pada Selasa sore sekitar pukul 17.00 WIB, korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Di waktu yang sama, UNP juga berkoordinasi dengan Badan Intelijen Daerah (Kabinda), Polsek Padang Utara, Komandan Batalyon, hingga Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol.

"Responsnya sangat cepat. Pangdam langsung datang melihat kondisi korban dan ikut memantau penanganannya di rumah sakit," ujarnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved