Kota Pariaman
KONI Kritik Keras Absennya Persikopa di Piala Soeratin 2025, Sebut Cerminan Kegagalan Pengurus
Ia secara terang-terangan menunjuk kemunduran pengurus Persikopa sebagai biang keladinya.
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN – Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola muda Kota Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Persikopa, tim kebanggaan daerah yang pernah meraih prestasi membanggakan, dipastikan absen dari Piala Soeratin U-17 tahun 2025.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Pariaman pun angkat bicara, menyoroti bobroknya kepengurusan dan dugaan imbas politik sebagai penyebab utama kegagalan ini.
Ketua KONI Pariaman, Edison TRD, tak menampik kekecewaan mendalam atas absennya Persikopa.
Baca juga: Wapres Gibran Kunjungi Anak Korban Perusakan Rumah Doa di Padang, Beri Bantuan dan Motivasi
Ia secara terang-terangan menunjuk kemunduran pengurus Persikopa sebagai biang keladinya.
Menurut Edison, KONI sudah sejak awal meminta Asosiasi Kota (ASKOT) PSSI Pariaman untuk segera membentuk kepengurusan baru menyusul pengunduran diri pengurus sebelumnya.
"Kami sudah sampaikan secara lisan melalui ASKOT untuk membentuk pengurus baru, dengan harapan ada rencana kerja baru," ujar Edison.
Namun, hingga kini, kepengurusan baru tak kunjung terbentuk.
Baca juga: Hasil Macau Open 2025 - Derbi Adnan/Indah Vs Rinov/Pitha Berakhir Rubber Game
"Kami sangat menyesali apa yang terjadi di pengurus Persikopa yang telah menampilkan pengunduran-unduran ini," tambahnya prihatin.
Edison mengungkapkan bahwa pengunduran diri para pengurus Persikopa banyak dikaitkan dengan kegiatan lain, termasuk momen Pilkada yang baru saja usai.
Ia menegaskan, sepak bola seharusnya steril dari campur tangan politik.
"Kalau menurut saya secara pribadi, kita kan sudah masing-masing punya tanggung jawab. Kemarin ada Pilkada, ada yang kalah, ada yang menang. Tapi kalau untuk Persikopa, tidak ada hubungan dengan hasil Pilkada," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Persikopa adalah klub sepak bola Kota Pariaman di bawah pembinaan ASKOT dan KONI, menjadikannya tanggung jawab bersama siapa pun pemenang Pilkada.
"Siapa pun pemimpin yang menang, dia tetap pembina semua cabang olahraga di Kota Pariaman," jelasnya.
Menepis anggapan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pariaman tak peduli sepak bola, Edison memberi bukti konkret keterlibatan mereka.
| Serap Aspirasi dari Dunia Pendidikan, Wako Yota Balad Kunjungi Ponpes Ibnu Abbas di Pariaman Utara |
|
|---|
| Menilik Buayan Kaliang yang Tetap Eksis di Pariaman, Tradisi Lebaran Sejak 70 Tahun |
|
|---|
| Pria Ditemukan Meninggal di Mobil Pikap Parkir di Pariaman, Tubuh Basah Bensin |
|
|---|
| Wako Pariaman Beri Santunan dan Jamin Beasiswa Anak Warga yang Diduga Minum Racun |
|
|---|
| Kematian Wanita di Pariaman Diduga Minum Racun, Wako Yota Balad Tegaskan Bukan karena Faktor Ekonomi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Ketua-KONI-Pariaman-Edison-TRD-3072025.jpg)