Profil Kwik Kian Gie: Ekonom dan Eks Menteri Era Gus Dur, Dirikan SMA Erlangga di Usia 19 Tahun
Profil Kwik Kian Gie, ekonom senior Indonesia yang pernah jadi Menteri di era Gus Dur dan pendiri Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi IBII.
Dilansir laman Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri RI, Kwik Kian Gie dikenal sebagai seorang ahli ekonomi dan politikus Indonesia keturunan Tionghoa.
Kwik Kian Gie (Hanzi: 郭建義, pinyin: Guo Jianyi) lahir di Juwana, Pati, Jawa Tengah, pada tanggal 11 Januari 1935.
Sejak muda, ia telah menunjukkan kepedulian di dunia pendidikan.
Pada tahun 1954, saat usianya belum genap 20 tahun, Kwik mendirikan SMA Erlangga di Surabaya.
Ia bahkan pindah ke sekolah tersebut saat duduk di kelas tiga SMA dan lulus pada tahun 1955.
Upaya mencerdaskan kehidupan bangsa terus dilanjutkan Kwik melalui pendirian Institut Manajemen Prasetiya Mulya pada tahun 1982.
Bersama dengan ekonom senior lainnya, Prof. Panglaykim, Kwik memperkenalkan pendidikan MBA (Master of Business Administration) pertama di Indonesia.
Tak berhenti di situ, pada 1987, bersama Djoenaedi Joesoef dan Kaharuddin Ongko, ia turut mendirikan Institut Bisnis dan Informatika Indonesia (IBII) yang kemudian berganti nama menjadi Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie (Kwik Kian Gie School of Business), sebagai bentuk pengabdian terhadap pendidikan ekonomi dan bisnis.
Di samping itu, sejak 1968, Kwik tercatat menjadi anggota pengurus Yayasan Trisakti, sebuah yayasan yang menaungi salah satu universitas swasta ternama di Indonesia.
Latar Belakang Akademik yang Kuat
Konsistensinya dalam dunia pendidikan juga tercermin dari latar belakang akademiknya.
Setelah lulus SMA, Kwik sempat menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia selama satu tahun, sebagai bagian dari program persiapan.
Kemudian pada 1956, ia melanjutkan studi di Nederlandsche Economische Hogeschool, Rotterdam, Belanda (sekarang dikenal sebagai Erasmus Universiteit Rotterdam) dan menyelesaikan pendidikannya pada tahun 1963.
Kiprah di Dunia Politik
Pada 1987 Kwik Kian Gie bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia.
| Orang Tua Alceo Kirim Surat ke Istana, Desak Presiden Prabowo Audit RSUP M Djamil Padang |
|
|---|
| 'Kami Ingin Perubahan', Harapan Ayah di Padang ke Presiden Usai Alceo Tiada di RSUP DR M Djamil |
|
|---|
| Mentan Amran Sulaiman Desak Pemulihan Pertanian Sumbar Selesai Satu Bulan, Kucurkan Rp450 Miliar |
|
|---|
| Mentan Amran Sulaiman Kunjungi Sawah Padang Pariaman, Kucurkan Rp12,5 Miliar untuk Perbaikan Lahan |
|
|---|
| Pimpin Rapat di Padang Mentan Amran Sulaiman Ungkap Swasembada Pangan, Stok Tembus 4,7 Juta Ton |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Ahli-ekonomi-Kwik-Kian-Gie-meninggal-dunia.jpg)