Kebakaran di Ampek Angkek Agam

Dua Rumah Terbakar di Ampek Angkek Agam, Satu Orang Meninggal Dunia

Selain itu, juga terdapat satu korban jiwa yang tidak bisa diselamatkan saat kebakaran terjadi.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Damkar Posko Biaro
KEBAKARAN RUMAH- Petugas Damkar sedang melakukan pemadaman rumah yang terbakar di Jorong Tanah Nyariang, Nagari Batu Taba, Kecamatan IV Angkek, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Selasa (29/7/2025). Danru Posko Biaro, Alex Youhendri sebut kebakaran menghanguskan dua unit rumah semi dan permanen dan satu orang korban meninggal dunia. 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Kebakaran menghanguskan dua unit rumah di Jorong Tanah Nyariang, Nagari Batu Taba, Kecamatan Ampek Angkek, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Selasa (29/7/2025).

Kebakaran dua rumah semi dan permanen tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB.

Komandan Regu (Danru) Damkar Posko Biaro, Alex Youhendri, mengatakan bahwa kebakaran terjadi pada Selasa (29/7/2025) pagi.

"Kebakaran terjadi pada pukul 03:00 WIB, laporan masuk 03.05 WIB," ungkap Danru Damkar Posko Biaro.

Baca juga: Harga Karet di Sijunjung Stabil Rp 12 Ribu, Petani Optimalkan Produksi saat Musim Panas

Kata Alex, menindaklanjuti laporan tersebut, satu tim langsung dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.

"Sekitar dua menit, tim langsung memadamkan api. Tim juga dibantu oleh satu unit dari Sungai Tanang, satu unit dari Damkar Bukittinggi," terang Alex.

Kata Alex, akibat kebakarantersebut membuat  dua rumah semi permanen hangus terbakar.

Selain itu, juga terdapat satu korban jiwa yang tidak bisa diselamatkan saat kebakaran terjadi.

Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah Ludes Terbakar dan Kerugian Rp500 Juta di Naras Hilir Pariaman

"Korban adalah pemilik rumah, bernama Mawardi (66)," jelasnya.

"Untuk penyebab dan kerugian, masih dalam penyelidikan," tambahnya.

Alex menceritakan kronologi kejadian, awalnya masyarakat melihat api sudah membesar di rumah yang ditinggali Mawardi (Edi) lalu berusaha menyelamatkannya.

"Masyarakat atau saksi mata juga langsung menghubungi Damkar dan laporan masuk pukul 03:05 WIB," kata Alex.

Baca juga: Pemilik Nomor 14 Marcus Rashford Hasil Kombinasi Hansi Flick, dan Barcelona Jadi Pemain Hebat

Lalu, kata Alex, masyarakat dan kedua anak Mawardi juga berusaha berlari mengejar ayahnya yang masih berada di dalam kamar.

"Api sudah membesar, masyarakat juga tidak sempat menyelamatkan dan juga mencegah kedua anaknya masuk," terang Alek.

"Alhasil, Mawardi tidak berhasil diselamatkan saat kebakaran terjadi. Namun kedua anak korban berhasil selamat," pungkasnya.

Alex menambahkan, api berhasil dipadamkan setelah 2 jam lamanya.

"Hingga pendinginan, terhitung pukul 05:30 WIB," tuturnya. (TribunPadang.com/Muhammad Iqbal)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved