Berita Populer Padang
POPULER PADANG: Ratusan Perusahaan Menunggak Iuran BPJS Ketenagakerjaan dan Sosok Zahran Nizar
Berikut ini berita Populer Padang yang telah tayang selama 24 jam terakhir di Tribun Padang.
TRIBUNPADANG.COM - Berikut ini berita Populer Padang yang telah tayang selama 24 jam terakhir di Tribun Padang.
Ada berita tentang Ratusan Perusahaan di Padang Menunggak Iuran BPJS Ketenagakerjaan, Jika Melanggar Bisa Dipidana.
Kemudian berita Sosok Zahran Nizar Peserta Clash Of Champions Ruangguru Season 2, Bertekad Jadi "The Next Habibie".
Baca berita selengkapnya :
1.Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, Husaini, mengungkapkan bahwa ratusan perusahaan di Kota Padang, Sumatera Barat menunggak kewajiban iuran tenaga kerja.
Baca juga: Pembunuhan Berantai Padang Pariaman: Wanda Dikenal Pendiam dan Sering Menyapa, Warga Sulit Percaya
Hal tersebut diungkapkan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, Husaini saat menggelar Sosialisasi Peningkatan Kepatuhan dan Ketertiban Administrasi Program BPJS Ketenagakerjaan, Senin (23/6/2025).
Husaini juga mengatakan sosialisasi tersebut dilaksanakan selama dua hari yang diikuti oleh 315 perusahaan di Kota Padang yang menunggak iuran.
"Semoga dengan sosialisasi bisa meningkatkan kepatuhan, tertib administrasi, kemudian terhadap pendaftaran tenaga kerja dan penerima manfaatnya," kata Husaini.
Dengan dilaksanakannya sosialisasi tersebut, Husaini berharap agar jaminan tersebut bermanfaat dan sampai secara utuh kepada para tenaga kerja atau ahli waris.
"Tentu ini kita laksanakan sebagai pengingat hak-hak bagi para pekerja. Terutama jaminan hari tua, jika tidak dibayarkan, maka secara pokok atau iurannya akan berhenti, maka akan ada penundaan pembayaran," ujarnya.
Baca juga: Api Kembali Mengamuk di Lembah Harau Sumbar, Kebakaran Hutan Meluas ke Belakang Glamping Senin Malam
"Kemudian yang meninggal dunia, jika menunggak iuran, maka pembayaran klaim meninggal akan tertunda. Jadi menunggu iurannya lunas, baru bisa dibayarkan," sambungnya.
Kemudian, lanjut Husaini, apabila terjadi kecelakaan kerja dan seharusnya langsung bisa dibayarkan, jika tertunggak maka perusahaan harus terlebih dahulu menanggulanginya.
Terbaru, kata Husaini, seluruh peserta aktif juga sudah bisa menerima manfaat layanan tambahan, yaitu karyawan bisa memiliki rumah dengan mengajukannya ke BPJS Ketenagakerjaan dengan biaya bunga yang cukup murah.
"Selain itu, jika karyawan tidak memiliki uang DP, maka bisa meminta bantuan kepada BPJS Ketenagakerjaan. Selain itu, bisa juga meminta pinjaman untuk bantuan rehab rumah," kata Husaini.
Sementara itu, Kadisnakerin Sumbar, Nizam Ul Muluk mengingatkan agar seluruh perusahaan patuh dengan regulasi Undang-undang Ketenagakerjaan.
"Bagi pemilik perusahaan, kalau bisa patuhilah dengan Undang-undang ketenagakerjaan ini, karena bisa saja ini masuk unsur pidana, bisa juga perusahaannya sampai ditutup," jelasnya.
"Jadi kami berharap agar bapak ibu yang memiliki perusahaan agar patuh terhadap regulasi yang telah ditetapkan oleh undang-undang," tegasnya.
Baca juga: 1 Hektar Hutan di Harau Lima Puluh Kota Terbakar, Api Capai Puncak Bukit dan Pemdaman Lanjut Besok
2.Sosok Zahran Nizar Fadhlan, salah seorang siswa lulusan dari SMA Negeri 1 Padang, Sumatera Barat saat ini menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Zahran yang saat ini merupakan seorang mahasiswa di Institut Teknologi Bandung (ITB) dengan jurusan Teknik Dirgantara yang memiliki IPK 3,94 itu akan menjadi salah satu peserta di ajang Clash of Champions Ruangguru Season 2.
Rita Gustiani, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan di SMA Negeri 1 Padang, mengatakan bahwa Zahran yang lulus pada tahun 2024 lalu merupakan sosok yang sangat dibanggakan oleh pihak sekolah.
Semenjak awal masuk ke SMA Negeri 1 Padang, pihak sekolah sudah melihat bahwa Zahran merupakan sosok yang pintar layaknya Albert Einstein.
"Kalau Zahran ini sosoknya seperti siswa pada umumnya. Namun, kita melihat sosoknya itu memang seperti sosok-sosok anak yang cerdas, jika kita pernah membaca atau melihat sosok Albert Einstein, ya seperti itulah dia yang kami lihat," ungkapnya.
Saat menduduki kelas XI (kelas dua di tingkatan SMA) Zahran semakin menunjukan ketertarikannya dengan ilmu astronomi.
Ia pun memberanikan diri untuk bicara kepada pihak sekolah untuk membantu mengarahkannya agar bisa ikut olimpiade.
"Jadi Zahran ini memang niatnya sendiri untuk ikut-ikut olimpiade ini. Dia yang mencari tempat les, tempat lomba, lalu dibicarakan kepada kami pihak sekolah, lalu kami bantu untuk mengarahkannya," terangnya.
Saat mengikuti Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Astronomi tingkat SMA/MA pada tahun 2022 lalu, Zahran berhasil meraih medali perunggu.
Selanjutnya, kata Rita, setelah memenangkan OSN di bidang astronomi, pihak sekolah kemudian mengarahkan Zahran agar mengikuti lomba di bidang fisika.
"Karena aturan di Indonesia tidak memperbolehkan siswa yang sudah menang OSN di satu bidang, maka tidak boleh mengikuti bidang tersebut lagi, jadi kita mengarahkan Zahran ke bidang fisika," katanya.
Di bidang fisika, Zahran berhasil meraih medali emas, Absolute Winner Dan Best Experiment pada OSN jenjang SMA/MA bidang fisika tahun 2023.
Selanjutnya, karena tingginya ketertarikan Zahran di bidang astronomi, ia pun memilih untuk mengikuti lomba di luar negeri.
Zahran pun berhasil meraih medali perunggu di ajang International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) tahun 2023 di Chorzow, Polandia.
Kemudian Zahran kembali mengikuti International Physics Olympiad (IPhO) 2024 di Isfahan, Iran dengan meraih medali perak.
Menurut Rita, karena seluruh raihan prestasinya tersebut, Zahran pun diundang untuk menjadi mahasiswa di sejumlah universitas ternama di beberapa negara.
Namun, karena kecintaannya dengan Indonesia, Zahran pun lebih memilih untuk masuk ke Institut Teknologi Bandung di Jurusan Teknik Dirgantara.
"Dulu, Zahran itu pernah mengatakan bahwa ia ingin bercita-cita menjadi next mantan Presiden Indonesia ke-3, yaitu BJ Habibie, ia sangat mengidolakannya," ungkap Rita.
"Oleh karena itu, Zahran lebih memilih untuk berkuliah di ITB tempat Bapak Habibie dulu berkuliah daripada beasiswa luar negeri," sambungnya.
Rita mengungkapkan bahwa Zahran masuk ke ITB melalui jalur undangan melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Seperti yang dikutip dari akun media sosial @puspresnas, Zahran menyebutkan bahwa dirinya mempunyai kewajiban untuk membanggakan tanah kelahirannya.
"Saya lahir di Indonesia dan saya punya kewajiban untuk membanggakan nama Indonesia," tulisnya.
Rita pun berharap agar Zahran bisa selalu memberikan yang terbaik dan membanggakan nama Indonesia hingga tingkat internasional.
Ia pun berpesan agar Zahran tidak terlalu memikirkan perkataan orang dan tetap fokus pada tujuan-tujuan yang ingin diraihnya.
3 Berita Populer Padang: Pencuri Beraksi, 8 Anggota Polda Sumbar Terima Umrah Gratis, Info Cuaca |
![]() |
---|
3 Berita Populer Padang: Update Kondisi Robohnya Gapura, Tuntutan Hukuman Mati Dadang Iskandar |
![]() |
---|
3 Berita Populer Padang: Damkar Tegaskan Layanan Gratis dan Harga Emas Stabil |
![]() |
---|
2 Berita Populer Padang: Pekerja Lepas PT SUMA Alami Kecelakaan Kerja dan KSB Gelar Jaselisa |
![]() |
---|
3 BERITA POPULER PADANG: Kebakaran Ruko Tewaskan 1 Orang dan Tanggapan Gubernur Terkait Laka Kereta |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.