Berita Populer Padang

POPULER PADANG: Pasokan Air Bersih Turun saat Kemarau dan Penyembelihan Sapi Kurban Presiden

Perumda Air Minum Kota Padang, Sumatera Barat mengimbau masyarakat Padang bijak mengelola air bersih.

Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
AIR BERSIH - Ilustrasi air bersih. Perumda Air Minum Kota Padang, Sumatera Barat mengimbau masyarakat Padang bijak mengelola air bersih. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Simak sejumlah informasi menarik yang dirangkum dalam populer Padang setelah tayang dalam 24 jam terakhir di TribunPadang.com. 

Pertama, Perumda Air Minum Kota Padang, Sumatera Barat mengimbau masyarakat Padang bijak mengelola air bersih.

Imbauan ini muncul karena kondisi musim kemarau yang berdampak pada penurunan debit air sungai.

Selanjutnya, sapi kurban Prabowo Subianto disembelih di halaman Masjid Raudhatul Ilahi, Kelurahan Bungus Timur, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Sabtu (7/6/2025).

Sapi kurban Prabowo Subianto yang berjenis Limosin itu memiliki bobot sekitar 820 kilogram dan dibagikan kepada sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) di wilayah setempat.

Baca berita selengkapnya berikut ini:

1. Pasokan Air Bersih Menurun Selama Kemarau, Warga Kota Padang Diminta Hemat dan Bijak

Perumda Air Minum Kota Padang, Sumatera Barat mengimbau masyarakat Padang bijak mengelola air bersih.

Imbauan ini muncul karena kondisi musim kemarau yang berdampak pada penurunan debit air sungai.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Padang, Andri Satria saat dikonfirmasi, Minggu (8/6/2025).

"Memang kondisi musim kemarau sudah terjadi sejak akhir bulan April 2025 hingga saat ini, kita pun sama-sama merasakan cuaca panas yang cukup terik," katanya.

"Tentu hal seperti ini berdampak terhadap debit air yang turun drastis, jadi bagi kita PDAM tentu mempengaruhi aliran sungai sumber kita seperti di sungai pengambiran, paluki, sikayan dan paraku sehingga menyebabkan suplai kita berkurang," sambungnya.

Baca juga: Nagari Call 150234: Layanan 24 Jam Bank Nagari Tanpa Tambahan Kode Wilayah

Menurut Andri, dengan berkurangnya debit air tersebut, tentu sangat berpengaruh pada suplai air ke masyarakat.

"Tentu hal ini berdampak ke masyarakat, sekarang kita pun melakukan penggiliran, salah satunya di daerah pengambiran. Misalnya ada warga yang dapat air siang, ada juga masyarakat yang dapat air malam," ungkapnya.

Selain itu, untuk membantu kebutuhan masyarakat, Perumda Tirta Air Minum Kota Padang juga melakukan suplai air menggunakan mobil tangki.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved