Berita Populer Padang

POPULER PADANG: Kebutuhan Sapi Masih Bergantung Provinsi Tetangga dan Hikmah Kurban Teladani Ibrahim

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi, mengungkapkan bahwa pada perayaan Idul Adha 1446 Hijriah tahun ini, Provinsi Sumbar belum mampu memenuhi k

Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
IDUL ADHA 2025- Gubernur Sumbar, Mahyeldi, saat melihat sapi kurban usai melaksanaan Salat Idul Adha, Jumat (6/6/2025). Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi, mengungkapkan bahwa pada perayaan Idul Adha 1446 ini Sumbar belum mampu memenuhi kebutuhan pasokan sapi kurban secara mandiri. 

Dalam khutbah bertajuk "Meneladani Nabi AS dalam Perjuangan dan Pengorbanan", Ustaz Fardi Rahman menggambarkan perjalanan hidup Nabi sebagai sosok teladan dalam dakwah, kesungguhan, dan pengorbanan demi meraih ridha Allah SWT.

Ia menuturkan, berbagai ujian yang dihadapi Nabi —dari keluarganya yang menyembah berhala, konfrontasi dengan Raja Namrud, hingga perintah menyembelih anaknya, Ismail—menjadi bukti pertolongan Allah bagi hamba-Nya yang istiqamah dan berserah diri.

Baca juga: Pererat Ukhuwah, PT Semen Padang Ajak Warga Salat Iduladha di Plaza Kantor Pusat

Tiga momen utama disorot dalam khutbah tersebut. Pertama, perjuangan Nabi melawan kesyirikan dan tirani, termasuk peristiwa pembakaran oleh Namrud yang justru menjadi mukjizat ketika api menjadi dingin dan menyelamatkannya.

Kedua, kisah penyembelihan Ismail yang menunjukkan kepatuhan total kepada Allah. Saat Nabi hendak menyembelih putranya, pisau tak mampu melukai leher Ismail. Allah kemudian menggantinya dengan seekor domba jantan sebagai bentuk kasih sayang dan ujian keimanan.

“Peristiwa kurban ini menjadi simbol ketaatan dan keikhlasan dalam beribadah kepada Allah SWT,” ujar Ustaz Fardi.

Ketiga, perintah Allah kepada Nabi untuk membangun Ka'bah dan menyeru umat manusia agar menunaikan ibadah haji. Seruan itu dikabulkan Allah hingga terdengar ke seluruh penjuru dunia, bahkan oleh generasi yang belum lahir.

“Kisah Nabi mengajarkan kita pentingnya memiliki salimul aqidah (akidah yang lurus) dan matinul khuluq (akhlak yang kokoh). Kita diajak menjadi pribadi yang siap berkorban dan senantiasa menegakkan nilai-nilai Islam,” tutup dai yang dikenal luas di Sumatera Barat ini. (rls)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved