Kota Padang
Pasokan Air Bersih Menurun Selama Kemarau, Warga Kota Padang Diminta Hemat dan Bijak
Perumda Air Minum Kota Padang mengimbau masyarakat Padang bijak mengelola air bersih.
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Perumda Air Minum Kota Padang, Sumatera Barat mengimbau masyarakat Padang bijak mengelola air bersih.
Imbauan ini muncul karena kondisi musim kemarau yang berdampak pada penurunan debit air sungai.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Padang, Andri Satria saat dikonfirmasi, Minggu (8/6/2025).
"Memang kondisi musim kemarau sudah terjadi sejak akhir bulan April 2025 hingga saat ini, kita pun sama-sama merasakan cuaca panas yang cukup terik," katanya.
"Tentu hal seperti ini berdampak terhadap debit air yang turun drastis, jadi bagi kita PDAM tentu mempengaruhi aliran sungai sumber kita seperti di sungai pengambiran, paluki, sikayan dan paraku sehingga menyebabkan suplai kita berkurang," sambungnya.
Baca juga: Nagari Call 150234: Layanan 24 Jam Bank Nagari Tanpa Tambahan Kode Wilayah
Menurut Andri, dengan berkurangnya debit air tersebut, tentu sangat berpengaruh pada suplai air ke masyarakat.
"Tentu hal ini berdampak ke masyarakat, sekarang kita pun melakukan penggiliran, salah satunya di daerah pengambiran. Misalnya ada warga yang dapat air siang, ada juga masyarakat yang dapat air malam," ungkapnya.
Selain itu, untuk membantu kebutuhan masyarakat, Perumda Tirta Air Minum Kota Padang juga melakukan suplai air menggunakan mobil tangki.
Andri mengingatkan agar masyarakat bijaksana dalam pengelolaan air untuk mengantisipasi dampak dari musim kemarau.
"Kita menghimbau masyarakat agar bijaksana dalam penggunaan air dan tampunglah ketika masih ada," katanya.
"Kita juga menyiapkan enam armada mobil tangki yang nantinya akan digunakan untuk mensuplai ke masyarakat, baik yang mengalami gangguan air. Masyarakat bisa memberikan pengaduan melalui hotline kita untuk menginformasikan kebutuhan air," sambungnya.
Baca juga: Penyembelihan Sapi Kurban 800 Kg Prabowo, Warga Sijunjung Berbondong-bondong Saksikan
Andri juga mengingatkan kebijaksanaan masyarakat ketika ingin meminta bantuan suplai air bersih.
"Jangan ketika air kosong baru diminta, jadi jika rasanya sudah mau habis, baru dikabarkan untuk diminta, karena kita ada keterbatasan juga, kemudian ada juga beberapa daerah mengalami hal yang sama, maka akan membutuhkan waktu untuk mensuplai," ujarnya.
Menurut Andri, khusus di Kota Padang, daerah yang paling terdampak kesulitan air yaitu Pengambiran dan Jondul yang ada di Kecamatan Padang Selatan.
"Di Padang Selatan banyak yang kesulitan air, kita sudah berikan bantuan suplai air bersih. Kita juga sudah terus memberikan himbauan kepada masyarakat agar kebutuhan air bersih tercukupi," pungkasnya.(*)
| Cuaca Ekstrem di Padang, Pohon Tumbang Sempat Tutup Jalan di Lubuk Minturun |
|
|---|
| Lalu Lintas Sitinjau Lauik Padang Lancar Jumat Pagi, Kendaraan Melaju Normal |
|
|---|
| Buka Jalan ke Karier Global, Pemko Padang Siapkan Beasiswa Sekolah Penerbangan bagi Pelajar |
|
|---|
| Ketua DPRD Padang Ikuti Retret KPPD di Magelang, Perkuat Kapasitas dan Wawasan Kebangsaan |
|
|---|
| Pemko Padang Beri Dukungan Beasiswa Penuh Hingga Laptop bagi Mahasiswa ke Jepang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Krisis-air-bersih-di-Padang.jpg)