Kabupaten Pasaman Barat
Tanoto Foundation Perkuat Kerja Sama dengan Pasaman Barat Tekan Angka Stunting
Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menerima kunjungan Tanoto Foundation di ruang kerjanya, Selasa (3/6/2025).
Penulis: Ahmad Romi | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT - Bupati Pasaman Barat, Yulianto, menerima kunjungan Tanoto Foundation di ruang kerjanya, Selasa (3/6/2025).
Kunjungan ini melanjutkan kerja sama penanganan stunting yang telah terjalin sebelumnya di Pasaman Barat, Sumatera Barat.
Fransisca R Wulandari, Stunting Reduction Lead Tanoto Foundation, dan Felly Ardan, Project Management Unit Coordinator Tanoto Foundation, hadir dalam pertemuan tersebut.
Bupati Yulianto didampingi Pj Sekda Doddy San Ismail, Asisten III Raf'an, Plt Kepala Bappelitbangda Ikhwanri, Kepala DPPKBP3A Anna Rahmadia, perwakilan DPMN, dan Dinas Kesehatan Pasaman Barat.
Tanoto Foundation merupakan lembaga filantropi yang didirikan oleh Sukanto Tanoto dan Tinah Bingei Tanoto yang memiliki fokus pada penanggulangan kemiskinan melalui dukungan terhadap pendidikan, pemberdayaan masyarakat, dan peningkatan kualitas hidup.
Baca juga: 11 Sekolah di Padang Mulai Melaksanakan Program MBG, Ayam Saus Tiram Jadi Menu Hari Ini
Dalam sambutannya, Bupati Yulianto mengucapkan terimakasih atas kunjungan Tanoto Foundation dalam rangka melanjutkan kerjasama yang telah pernah terlaksana sebelumnya.
"Kami ucapkan terimakasih atas kunjunganya dan kami menyambut baik lanjutan kerjasama yang sudah terjalin sejak tahun 2021 yang lalu. Kami berharap agar pengalaman kerjasama yang sudah terjalin selama ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan kerjasama yang akan datang," ujar Yulianto.
Ia juga berharap kiranya peran dari kaum laki-laki dalam penanganan stunting dapat dilibatkan. Sehingga perubahan perilaku khususnya untuk keterlibatan para suami dalam penanganan stunting dapat ditingkatkan.
Dalam kesempatan yang sama, Fransisca R Wulandari dari Tanoto Foundation menyampaikan keinginannya untuk melanjutkan kerjasama dengan Pemda Pasaman Barat karena Pasaman Barat tercatat sangat proaktif dalam kerjasama penanganan stunting.
"Pada kerjasama sebelumnya intervensi baru pada tingkat kabupaten sehingga kerjasama selanjutnya akan menjangkau intervensi hingga tingkat nagari," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Sijunjung Bahas APBD Perubahan 2025, Geser Anggaran untuk Program Prioritas Masyarakat
Selanjutnya, Felly Ardan menambahkan keinginan Tanoto Foundation untuk memilih dua nagari yang angka prevalensi stuntingnya yang tinggi dan balitanya banyak.
"Pemilihan dua nagari tersebut sebagai percontohan dan nantinya akan diperluas ke nagari lainnya," terang Felly Ardan
Sementara itu, Plt Kepala Bappelitbangda Ikhwanri pada kesempatan tersebut menyampaikan upaya-upaya yang sudah dilakukan Pemkab Pasaman Barat dalam penanganan stunting diantaranya melibatkan Corporate Social Responsibility (CSR).
"Pemanfaatan CSR perusahaan merupakan inovasi yang bernama "Brondol Sawit" yaitu Berkolaborasi Nolkan dan kendalikan Stunting melalui intervensi gizi sensitif terpadu," tukasnya.(*)
| Larangan Live ASN saat Jam Kerja, BKPSDM Pasaman Barat Minta Pegawai Fokus Layani Publik |
|
|---|
| Polisi Olah TKP Dua Warga Tewas di Kolam Getah Pasaman Barat, Pastikan Murni Kecelakaan Kerja |
|
|---|
| Niat Tolong Teman, 2 Petani Karet Tewas di Pasaman Barat Masuk Kolam Penampungan |
|
|---|
| 172 Hektare Sawah Terdampak Banjir di Pasaman Barat Mulai Dipulihkan, Progres Capai 26 Persen |
|
|---|
| Lima Guru Pasaman Barat Raih Penghargaan GTK Sumbar 2025, Dua Melaju ke Tingkat Nasional |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Bupati-Yulianto-mengucapkan-terimakasih-atas-kunjungan-Tanofumnya.jpg)