Berita Populer Padang

POPULER PADANG: Direktur RSUD Rasidin Desy Susanti Dinonaktifkan dan Kebakaran Rumah di Nanggalo

Berikut ini berita Populer Padang yang telah tayang selama 24 jam terakhir di Tribun Padang. Ada berita tentang Desy Susanti Dinonaktifkan Sebagai Di

Editor: Mona Triana
Dokumentasi/Damkar Kota Padang
KEBAKARAN DI PADANG- Kebakaran menghanguskan sejumlah bangunan yang berada di kawasan Jalan Raya Punggai, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (2/6/2025). Kabid Ops Sarpras Damkar Kota Padang, Rinaldi, menyebutkan bahwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah hunian dan dua unit kamar kontrakan. 

TRIBUNPADANG.COM - Berikut ini berita Populer Padang yang telah tayang selama 24 jam terakhir di Tribun Padang.

Ada berita tentang Desy Susanti Dinonaktifkan Sebagai Direktur RSUD Rasidin, Jabatannya Kini Diemban Sri Kurnia Yati.

Kemudian berita tentang Ledakan di Dapur Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Rumah di Nanggalo Padang, 6 Mobil Damkar Dikerahkan.

Baca berita selengkapnya :

1.Pemerintah Kota Padang menunjuk Kepala Dinas Kesehatan dr Sri Kurnia Yati, sebagai Direktur RSUD Rasidin Padang, Senin (2/6/2025).

Penunjukan ini akibat Direktur RSUD Rasidin dr Desy Susanti dinonaktifkan akibat buntut dari dugaan kelalaian pelayanan yang berujung meninggalnya Desi Arianti, warga Kelurahan Gunung Sariak, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (31/5/25) lalu.

Jabatan Direktur RSUD Rasidin Padang akan diemban oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr Sri Kurnia Yati.

Baca juga: Kasus Dugaan Pasien Ditolak Rumah Sakit, Wagub Vasko Ruseimy Peringatkan Jangan Terulang di Sumbar

Diketahui ada tiga pejabat yang dinonaktifkan di antaranya, Direktur RSUD Rasidin Padang, Kabid Pelayanan dan Keperawatan, Kasi Pelayanan dan Kasi Keperawatan.

Kepala BKPSDM Kota Padang, Mairizon, menyampaikan selama penonaktifan, jabatan Direktur RSUD Rasidin Padang akan diemban oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr Sri Kurnia Yati.

“Sebagai Plh Direktur RSUD Rasidin Padang akan diemban oleh Kepala Dinas Kesehatan, begitu juga untuk jabatan Kabid dan Kasi yang dinonaktifkan, akan dijabat oleh Pelaksana Harian,” pungkasnya, Senin (2/6/2025).

Sebelumnya, Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan telah menonaktifkan beberapa jajaran RSUD Rasidin Padang setelah adanya dugaan kelalaian dalam melakukan pelayanan.

Fadly Amran menyampaikan, dalam rangka pemeriksaan, maka unsur dan struktur terkait di RSUD Rasidin dinonaktifkan dari jabatannya.

“Prosedur normal. Karena kita melakukan pemeriksaan dan evaluasi manajemen pelayanan RSUD,” tegas Fadly Amran usai pelaksanaan Rapat Paripurna di DPRD Kota Padang.

Beberapa pejabat yang dinonaktifkan di antaranya, Direktur RSUD Rasidin Padang, Kabid Pelayanan dan Keperawatan, Kasi Pelayanan dan Kasi Keperawatan.

Baca juga: Menteri P2MI Tegaskan Dewi Astutik Bukan PMI, Hanya Gunakan Identitas sebagai Modus

Fadly Amran juga menyampaikan bahwa ini adalah sebagai salah satu bentuk tanggung jawab Pemko Padang atas dugaan kelalaian pelayanan pemerintah kepada masyarakat Kota Padang.

“Kita terbuka terhadap kritik, dan memiliki niat baik untuk selalu berbenah dalam melayani masyarakat," ujar Fadly Amran.

Memang tidak mungkin sekaligus, tetapi semoga peristiwa ini menjadi pelajaran bagi perangkat daerah lain di lingkup Pemko Padang.

"Terutama yang berfungsi memberikan pelayanan publik secara langsung,” pungkas Fadly Amran.

Baca juga: Menteri P2MI Tegaskan TKI yang Berangkat Lewat Jalur Resmi Dijamin Aman dan Dilindungi Negara

2.Kebakaran menghanguskan satu bangunan yang berada di kawasan Jalan Raya Punggai, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (2/6/2025).

Berdasarkan laporan dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, kebakaran terjadi sekira pukul 17.58 WIB.

"Iya benar kebakaran terjadi di kawasan Jalan Raya Punggai, Kecamatan Nanggalo sekira pukul 17.58 WIB," kata Kabid Ops Sarpras Damkar Kota Padang, Rinaldi.

Menurut Rinaldi, kebakaran berawal dari saksi yang mendengar ada ledakan dari arah dapur.

"Saksi ini mendengar ada ledakan di dapur, sehingga mengakibatkan api yang membakar rumah, kemudian melaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang," jelasnya.

Mendapati laporan tersebut, Dinas Damkar Padang langsung menuju TKP dan sampai sekira pukul 18.04 WIB.

Dengan mengerahkan enam unit armada Dinas Damkar Padang, sekitar satu jam penanganan sekira pukul 19.03 WIB api sudah berhasil dipadamkan.

Rinaldi menyebutkan bahwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah hunian serta dua unit kamar kontrakan.

Rinaldi juga menyebutkan tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut.

Sementara itu penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwajib.

Kemudian, kerugian dari kebakaran tersebut ditaksir sekitar Rp500 juta rupiah.

Pemilik rumah dan dua orang anak kos terpaksa mengungsi karena bangunan hangus terbakar.

Sebelumnya diberitakan, bencana kebakaran terjadi di kawasan Jalan Raya Punggai, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (2/6/2025).

Mufri juga mengatakan api tampak berkobar hebat melahap rumah tersebut.

"Iya ada kebakaran di kawasan Jalan Raya Punggai, kebakarannya tadi sekitar pukul 18.00 WIB," katanya saat dikonfirmasi.

Mufri mengatakan bahwa saat ini petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Padang sudah berada di lokasi untuk melakukan pemadaman.

Dimana petugas sedang berusaha untuk memadamkan api dibantu juga dengan masyarakat.

Mufri juga belum bisa memastikan jumlah rumah yang terdampak kebakaran tersebut karena api masih menyala saat berita ini diterbitkan.

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved