Berita Populer Padang

POPULER PADANG: Inspektorat Usut Dugaan Penolakan Pasien di RSUD dr Rasidin dan Kebakaran Lahan

Ada berita tentang Inspektorat Padang Turun Tangan Usut Dugaan Penolakan Pasien di RSUD dr Rasidin. Kemudian berita tentang Lahan Seluas 1 Hektar

Editor: Mona Triana
Dokumentasi/Damkar Padang
KEBAKARAN DI PADANG- Kebakaran melanda lahan milik warga di kawasan perbukitan By Pass Bukit Putus, RT 001 RW 011, Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (1/6/2025) siang. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.47 WIB dan menghanguskan lahan seluas kurang lebih satu hektar. 

“Dokter menyampaikan bahwa hanya sesak napas, tensi normal, dan tidak termasuk kategori darurat. Kalau mau dirawat, dialihkan ke pasien umum,” ujar Suyudi.

Baca juga: Wako Padang Kunjungi Keluarga Pasien Meninggal Ditolak RSUD Rasidin, Dinkes Diperintah Dalami Kasus

Karena keterbatasan biaya, keluarga memilih membawa pulang Desi menggunakan ojek pada malam itu, meski korban memiliki KIS.

“Keesokan paginya kondisinya memburuk. Kami membawanya ke rumah sakit lain dan Alhamdulillah sempat mendapat penanganan,” katanya.

Namun, dokter jaga menyatakan bahwa kondisi Desi sudah sangat kritis dan bisa berubah sewaktu-waktu. Tak lama setelah itu, Desi meninggal dunia saat dalam penanganan medis.

“Kami sangat menyayangkan birokrasi kesehatan seperti ini. Ketika butuh pertolongan, ditolak karena dianggap tidak darurat. Sekarang dia sudah tiada, apakah ini masih dianggap tidak darurat?” ujar Suyudi dengan nada kecewa.

Baca juga: Warga Gunung Sarik Meninggal Usai Ditolak RSUD dr Rasidin, Wali Kota Padang Siap Beri Sanksi

2.Kebakaran melanda lahan milik warga di kawasan perbukitan By Pass Bukit Putus, Rt 01/Rw 11, Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (1/6/2025) siang.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.47 WIB dan menghanguskan lahan seluas kurang lebih satu hektar.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengatakan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 11.47 WIB. Setelah itu, tiga unit mobil pemadam dengan total 35 personel langsung dikerahkan ke lokasi.

"Api membakar lereng perbukitan sehingga membutuhkan waktu cukup lama untuk proses pemadaman," kata Rinaldi dalam keterangan resminya diterima TribunPadang.com.

Kebakaran pertama kali dilaporkan oleh seorang warga bernama Amelia (28). Lahan yang terbakar diketahui milik Nurli (57), yang sebagian besar ditanami bambu.

Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

"Proses pemadaman berlangsung dari pukul 11.55 WIB hingga pukul 17.45 WIB," ungkapnya.

Rinaldi menyebut, lokasi kebakaran berada di area yang cukup rawan karena dekat dengan permukiman penduduk dan jalan raya.

Selain itu, terdapat gudang amunisi milik TNI AL seluas sekitar 800 meter persegi yang berpotensi terdampak jika api tak segera dipadamkan.

"Dampaknya bisa sangat serius jika tidak ditangani dengan cepat," ujarnya.

Tidak ada korban jiwa, luka-luka, maupun warga yang mengungsi akibat insiden ini.

Dalam proses pemadaman, Damkar Padang turut dibantu oleh satu unit armada dari Damkar Pelindo serta personel dari TNI AL dan Polri.

 

 

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved