Idul Adha 2025
Jelang Iduladha 2025, Kabupaten Solok Butuh 3.484 Hewan Kurban
Jelang perayaan hari raya Iduladha 2025, Dinas Pertanian Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat atau Sumbar mencatat kebutuhan hewan kurban mencapai
Penulis: Ghaffar Ramdi | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM, SOLOK – Jelang perayaan hari raya Iduladha 2025, Dinas Pertanian Kabupaten Solok Provinsi Sumatera Barat atau Sumbar mencatat kebutuhan mencapai 3.484 hewan kurban.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Solok, Kennedy Hamzah, saat memberikan keterangan kepada awak media, termasuk TribunPadang.com pada Sabtu (31/5/2025).
"Untuk data kebutuhan kurban tahun 2025 yakni 3.124 ekor sapi, 10 ekor kerbau dan 350 ekor kambing, dengan total keseluruhan 3.484 ekor," ujar Kennedy Hamzah.
Ia menyebutkan, angka kebutuhan tersebut tidak jauh berbeda dibanding tahun sebelumnya. Pihaknya memastikan stok hewan kurban tahun ini akan mencukupi.
“Hingga kini, ketersediaan hewan kurban tercatat sebanyak 2.738 ekor sapi, 1.550 ekor kambing, dan 258 ekor kerbau. Masih ada satu kali lagi Pasar Ternak Muaro Paneh digelar pada hari Senin, dan lalu lintas hewan ternak yang masuk masih berlangsung, jadi kami pastikan ketersediaan mencukupi,” jelas Kennedy Hamzah.
Baca juga: Jelang Idul Adha 1446 H, Pemkab Pasaman Barat Pastikan Hewan Kurban Bebas PMK
Baca juga: Jelang Idul Adha: Turun Harga Telur Ayam dan Beras di Pasar Sijunjung, Daya Beli Masyarakat Stabil
Sampai sejauh ini, lanjutnya, Pihak Dinas Pertanian Kabupaten Solok juga rutin melakukan pemantauan ke lapangan guna memastikan kondisi dan kesehatan hewan kurban, khususnya sapi yang mendominasi jumlah kebutuhan.
“Kami turut rutin memeriksa kesehatan hewan kurban untuk mengantisipasi ancaman penyakit, seperti penyakit mulut dan kuku,” tambah Kennedy Hamzah.
Diketahui, hewan kurban yang masuk ke wilayah Kabupaten Solok berasal dari berbagai daerah, baik dari luar daerah maupun peternak lokal.
“Sebagian besar hewan kurban berasal dari luar daerah, seperti Lampung. Tapi ada juga pedagang yang biasanya berjualan di Palangki, Kabupaten Sijunjung, lalu melanjutkan penjualan di Pasar Ternak Muaro Paneh pada hari Senin,” tutup Kennedy Hamzah.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Ratusan-ternak-tersebut-memadati-pde.jpg)