Kebakaran Pabrik Karet

7 Fakta Kebakaran Pabrik Karet di Padang, Api Masih Menyala Dini Hari, Asap Tampak Jarak Puluhan Km

Kebakaran pabrik karet di Tanjung Saba, Lubuk Begalung, Padang, Sumatera Barat Minggu (18/5/2025) berlangsung cukup lama.

Penulis: afrizal | Editor: afrizal

TRIBUNPADANG.COM- Kebakaran pabrik karet di Tanjung Saba, Lubuk Begalung, Padang, Sumatera Barat Minggu (18/5/2025) berlangsung cukup lama. 

Terbakar mulai pukul 12.15 WIB, api masih menyala hingga Senin (19/05/2025) dini hari.

Berikut deretan fakta kebakaran pabrik karet di Padang yang menyebabkan kepulan asap hitam tebal di langit Kota Padang

1. Api Sulit Dipadamkan akibat banyak bahan baku karet

Kebakaran yang melanda kawasan pabrik karet milik PT Teluk Luas di Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, pada Minggu (18/5/2025) sore, sulit dipadamkan karena bahan baku karet yang mudah terbakar.

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, mengungkapkan bahwa bahan karet tersebut diduga akan diekspor dalam waktu dekat. 

Baca juga: Penyebab Kebakaran PT Teluk Luas Padang Sulit Dipadamkan, Dalam Pabrik Penuh Karet Siap Ekspor

Namun, sebelum proses ekspor dilakukan, pabrik mengalami musibah kebakaran hebat.

“Karet di dalam pabrik ini adalah karet siap ekspor. Mungkin memang sudah direncanakan untuk diekspor. Sehingga menumpuk dalam pabrik,” katanya.

“Penyebab api sulit dipadamkan karena di dalam pabrik penuh dengan karet siap ekspor,” kata Rinaldi kepada wartawan, Minggu malam.

KEBAKARAN PABRIK KARET- Kebakaran pabrik karet di Kelurahan Tanjung Saba Pitameh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (18/5/2025). Kapolsek Lubuk Bagalung, Kompol Robby Setiadi Purba, meminta masyarakat untuk menjauh dari lokasi kebakaran.
KEBAKARAN PABRIK KARET- Kebakaran pabrik karet di Kelurahan Tanjung Saba Pitameh, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (18/5/2025). Kapolsek Lubuk Bagalung, Kompol Robby Setiadi Purba, meminta masyarakat untuk menjauh dari lokasi kebakaran. (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

2. Api masih membara hingga Senin dini hari

Hingga Senin (19/5/2025) dini hari, kobaran api masih belum berhasil dipadamkan.

Pantauan TribunPadang.com di lokasi, hingga pukul 00.40 WIB, api masih terlihat membakar area dalam pabrik.

Ratusan warga tampak memadati lokasi kebakaran untuk menyaksikan proses pemadaman. 

Baca juga: UPDATE Kebakaran Pabrik Karet PT Teluk Luas Padang, Api Sempat Padam tapi Membesar hingga Dini Hari

Banyak di antara mereka berkumpul di sekitar pintu masuk pabrik.

Sejumlah mobil pemadam kebakaran terlihat hilir mudik keluar masuk area pabrik untuk memadamkan api.

Armada damkar yang dikerahkan berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat, di antaranya dari Kota Solok, Kabupaten Solok, Bukittinggi, Padang Pariaman, Kota Pariaman, hingga Kota Padang.

3. Api Sempat Padam Sementara

Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi, sebelumnya menyebutkan bahwa api sempat berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.30 WIB.

"Saat ini, kami fokus melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran. Pemadaman berlangsung sekitar 12 jam," ujar Rinaldi kepada wartawan di lokasi kebakaran, Minggu (18/5/2025).

Ia menambahkan, proses pemadaman melibatkan bantuan dari sejumlah armada damkar kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

"Area yang terbakar cukup luas, hingga ke bagian belakang pabrik," ungkapnya.

Baca juga: UPDATE FOTO Kebakaran Pabrik Karet di Padang, Api Masih Menyala hingga Malam

Rinaldi juga menyampaikan bahwa pihaknya berupaya agar api tidak merembet ke permukiman warga di sekitar lokasi.

Namun, setelah sempat dinyatakan padam, api kembali membesar sekitar pukul 23.15 WIB. 

Diduga, kebakaran kembali meluas akibat tiupan angin yang cukup kencang di lokasi.

4. Api Berasal dari Ruang Packing

Kapolresta Padang AKBP Apri Wibowo menyebutkan bahwa api yang memicu kebakaran di kawasan pabrik karet milik PT Teluk Luas, yang berlokasi di Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), berasal dari ruang pengepakan (packing) pabrik.

"Menurut keterangan saksi, kebakaran pertama kali berasal dari ruangan packing," ujar AKBP Apri Wibowo kepada wartawan di lokasi kejadian, Minggu (18/5/2025) malam.

Terkait penyebab pasti kebakaran, AKBP Apri menyebut pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Kebakaran Pabrik Karet PT Teluk Luas di Padang, Api Diduga Berasal dari Ruang Packing

"Untuk penyebab kebakaran ini belum bisa kita pastikan karena masih dalam proses penyelidikan," katanya.

Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini, pihaknya belum meminta keterangan dari pemilik pabrik.

"Ke depan, tentu akan dilakukan penyelidikan lanjutan, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. Kami juga akan melakukan identifikasi di lokasi," jelasnya.

5. Warga Dengar Suara Ledakan

Edi, salah seorang warga yang rumahnya berada tidak jauh dari pabrik karet PT Teluk Luas, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat menyebutkan mendengar suara seperti bom meledak sesaat sebelum kebakaran.

Menurut Edi, saat kebakaran terjadi, ia bersama enam orang anggota keluarganya lainnya sedang berada di dalam rumah yang berjarak sekira empat hingga lima meter dari tembok pembatas pabrik.

Saat itu ia sedang bersantai bersama keluarga sekira pukul 12.15 WIB. Tak lama kemudian ia mendengar suara ledakan seperti bunyi meletus.

"Suaranya seperti bom meletus, karena rumah kami dekat, maka bunyinya cukup keras hingga membuat kami terkejut," katanya kepada TribunPadang.com, Minggu (18/5/2025).

Baca juga: Kesaksian Edi saat Kebakaran Pabrik Karet di Lubeg Padang, Terdengar Seperti Bom Meletus

Setelah bunyi ledakan itu, Edi kemudian melihat ke arah pabrik. Ia pun melihat api dan kepulan asap yang cukup tebal dari dalam pabrik.

Karena melihat api dan kepulan asap yang semakin besar, Edi bersama keluarganya langsung berinisiatif untuk mengeluarkan barang-barang.

Selain itu, Edi juga mengeluarkan sejumlah sapi untuk dijadikan hewan qurban dari dalam kandang yang berada tepat di samping rumahnya.

6. Puluhan Armada Damkar dari Luar Kota Padang Datang Membantu

Kobaran api kebakaran di kawasan pabrik karet PT Teluk Luas yang berada di kawasan Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat semakin besar dan sulit di padamkan.

Pantauan TribunPadang.com di lapangan hingga pukul 16.00 WIB, api masih tampak besar, asap hitam masih tampak mengebul ke langit.

Selain itu, tampak juga tambahan armada dari pemadam kebakaran yang berasal dari luar daerah.

Baca juga: Api Pabrik Karet di Lubeg Padang Terus Berkobar, Puluhan Armada dari Luar Kota Datang Membantu

Tampak sejumlah armada dari Damkar Padang Panjang, Padang Pariaman, Sawahlunto, Kabupaten Solok, Kota Bukittinggi, PT Pelindo, Semen Padang, Lantamal dan masih banyak armada lainnya.

Armada-armada tersebut secara bergantian masuk dan berlalu lalang di sekitar lokasi kebakaran.

"Iya benar ada tambahan armada dari luar kota padang," kata salah seorang petugas Damkar, Ridwan.

Ridwan merinci, sekitar 30 unit lebih armada pemadam kebakaran yang saat ini sedang berjibaku memadamkan api.

"Mungkin sekitar 30 unit lebih, Padang Panjang dua unit, Pariaman dua unit, Kabupaten Solok dua unit, Lantamal, Pelindo, Semen Padang, dan yang lainnya masih dijalan," ujarnya.

7. Asap Membumbung, Tampak Puluhan Kilometer dari Lokasi

ebakaran hebat terjadi di PT Teluk Luas yange mengelola karet di kawasan Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (18/5/2025).

Informasi yang dihimpun TribunPadang.com diketahui kebakaran ini terjadi sekira pukul 12.15 WIB.

Pantauan TribunPadang.com dilapangan hingga pukul 15.00 WIB, api masih cukup besar membakar sebagian fasilitas yang ada di dalam kawasan pabrik.

Baca juga: Asap Kebakaran Pabrik Karet di Lubeg Padang Membubung Tinggi, Tampak Puluhan Kilometer dari Lokasi

KEBAKARAN PABRIK KARET : Kondisi pabrik karet PT Teluk Luas saat kebakaran terjadi, Minggu (18/5/2025). Kepulan asap membubung tinggi hingga nampak dari lokasi berpuluh kilometer jauhnya dari TKP
KEBAKARAN PABRIK KARET : Kondisi pabrik karet PT Teluk Luas saat kebakaran terjadi, Minggu (18/5/2025). Kepulan asap membubung tinggi hingga nampak dari lokasi berpuluh kilometer jauhnya dari TKP (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Asap hitam juga membubung tinggi ke langit dengan perkiraan tinggi sekitar satu kilometer lebih mengarah ke Selatan jika dilihat menggunakan kompas.

Karena kepulan asap yang cukup tinggi dan tebal, sebagian warga yang berada puluhan kilometer dari lokasi bisa melihatnya.

Robby, salah seorang warga yang berada di kawasan Kelurahan Lubuk Buaya mengaku terkejut ketika melihat kepulan asap tersebut.

Karena melihat asap tebal itu, ia berfirasat bahwa telah terjadi kebakaran besar.

"Tadi sedang duduk-duduk di warung, lalu nampak asap hitam arah ke Bypass, langsung mengecek informasi dari media sosial, ternyata memang benar terjadi kebakaran di pabrik karet yang ada di Lubeg," katanya.

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved