Kapal Nelayan Mati Mesin di Padang

Perahu Nelayan Berisi Pemancing Dilaporkan Terombang-ambing di Padang, Tim SAR Bantu Pencarian

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan mendapatkan laporan adanya kapal nelayan mati mesin pukul 18.50 WIB.

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Kantor SAR Padang
PERAHU MATI MESIN- Petugas Kantor SAR Padang saat bersiap menuju lokasi perau mati mesin di perairan Pulau Air, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (10/5/2025). Kantor SAR Padang mengerahkan sebanyak enam orang petugas membantu dalam melakukan pencarian dan pertolongan terhadap pemancing yang terombang ambing akibat kapalnya mengalami mati mesin. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Petugas Kantor SAR Padang kirim sebanyak enam orang petugas melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap pemancing yang hilang akibat kapalnya mengalami mati mesin di Kota Padang, Sumatera Barat.

Beberapa orang dilaporkan berangkat memancing ikan menggunakan kapal nelayan pada Sabtu (10/5/2025) sekitar pukul 05.00 WIB.

Namun, kapal nelayan yang ditumpangi pemancing ini mengalami mati mesin di kawasan Perairan Pulau Air, Padang.

Akibatnya, kapal terombang ambing, sehingga membutuhkan bantuan.

Baca juga: BREAKING NEWS Kapal Nelayan Berisi Pemancing Hilang & Terombang-ambing di Perairan Pulau Air Padang

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan mendapatkan laporan adanya kapal nelayan mati mesin pukul 18.50 WIB.

"Sekitar pukul pukul 19.05 WIB, tim rescue Kantor SAR Padang berangkat menuju lokasi kejadian sebanyak enam orang petugas," kata Abdul Malik

Petugas Kantor SAR Padang berangkat menuju lokasi kejadian dengan membawa beberapa alat, yaitu rescue car double cabin, RIB 02, Pal Sar Air, Pal Medis, Pal Komunikasi, dan Pal SAR lainnya.

Informasi Awal Perahu Nelayan Hilang

Baca juga: Dua Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga di Padang, BPBD Minta Warga Waspada saat Hujan dan Angin Kencang

Sebuah kapal nelayan dengan beberapa penumpang pemancing dilaporkan hilang ke Kantor SAR Padang.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, melalui keterangan resminya menyebutkan bahwa pihaknya mendapatkan laporan dari pihak Polresta Padang sekitar pukul 18.50 WIB.

Abdul Malik menjelaskan kejadiannya berawal dari survivor pergi memancing bersama teman-temannya menggunakan perahu nelayan sekira pukul 05.00 WIB.

"Pada tanggal 10 Mei 2025 pukul 05.00 WIB, survivor pergi memancing menggunakan perahu nelayan bersama enam orang rekannya," jelasnya.

"Pada pukul 17.00 WIB, perahu nelayan mati mesin dan terombang ambing di sekitar Pulau Air Kota Padang," sambungnya.

Kejadiannya berada di Perairan Pulau Air Kota Padang, dengan titik koordinat 0°52'39.53"S - 100°12'50.67"T kma jarak lurus 7.98 NM kma dengan estimasi waktu tempuh  kurang lebih 1 jam dari Kantor Pencarian dan Pertolongan kelas A Padang.

Namun, perahu yang ditumpangi pemancing tersebut mengalami mati mesin dan belum diketahui kondisinya.

"Demikian disampaikan sebagai laporan, perkembangan lebih lanjut menyusul. Terima kasih," tutup Abdul Malik. (TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved