Tambal Jalan Berlubang
Viral Warga Perbaiki Jalan Padang di Alai, DPRD Geram: Pemerintah Seharusnya Malu!
DPRD Kota Padang berikan kritik keras terhadap aksi warga yang memperbaiki jalan sendiri di sekitar kawasan Pasar Alai,
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang berikan kritik keras terhadap aksi warga yang memperbaiki jalan sendiri di sekitar kawasan Pasar Alai, Kelurahan Alai Parak Kopi, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat.
Kritikan itu bukan tertuju kepada warga yang memperbaiki jalan, namun kepada pemerintah dan dinas terkait.
Wakil Ketua DPRD Padang, Mastilizal Aye, mengatakan bahwa tindakan warga tersebut mungkin karena setiap hari melihat jalan yang berlubang dan membuatnya terjatuh.
"Bapak tersebut mungkin sudah jengah dengan apa yang dilihatnya, mungkin sudah tiap hari dilihatnya, ia pun mengalami kecelakaan karena jalan rusak tersebut," katanya saat dikonfirmasi, Jumat (9/5/2025).
Menurutnya, seharusnya yang bertugas memperbaiki jalan rusak tersebut adalah pemerintah, bukan masyarakat.
Baca juga: Kakek 60 Tahun di Padang Lakukan Pencabulan Anak Laki-laki 5 Kali, Pelaku Ditangkap Polisi
"Harusnya yang memperbaiki jalan tersebut adalah tugas pemerintah, bukan masyarakat," tegasnya.
Mastilizal juga menyebutkan seharusnya pemerintah malu terhadap aksi yang dilakukan warga tersebut.
"Harusnya pemerintah malu dengan bapak-bapak tersebut," ujarnya.
Sementara itu, inisiatif warga yang memperbaiki jalan ini muncul setelah ia dan anaknya mengalami kecelakaan tunggal akibat lubang tersebut pada Senin (5/5/2025).
Aksi pria yang mengecor jalan berlubang di kawasan Pasar Alai ini viral di media sosial setelah rekaman videonya diunggah di Instagram pada Rabu (7/5/2025).
Video tersebut menunjukkan pria itu memarkir mobil pikap berisi material semen di tepi jalan, lalu mulai menambal lubang besar tersebut.
Ia meminta dua orang yang merupakan anggotanya untuk menambal jalan dengan cara dicor.
Baca juga: Satu Meninggal Akibat Rabies di Padang Pariaman, Disnakkeswan Ingatkan Vaksinasi Hewan Tiap 6 Bulan
Aksi spontan Taufik ini disaksikan oleh Rheni Irman, seorang pedagang yang berada tak jauh dari lokasi kejadian.
Ia juga termasuk warga pertama yang menolong Taufik dan anaknya saat kecelakaan terjadi.
"Kejadiannya hari Senin (5/5/2025), sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu Pak Taufik baru saja menjemput anaknya dari sekolah. Dia tidak tahu ada lubang di jalan itu. Motor yang dikendarainya terperosok, membuat ia dan anaknya terjatuh. Pak Taufik luka di kaki, sedangkan anaknya luka di kepala sampai harus dijahit dua jahitan," kata Rheni Irman saat ditemui TribunPadang.com di lokasi kejadian, Kamis (8/5/2025).
Rheni yang sehari-hari berjualan hanya beberapa meter dari tempat kejadian mengaku langsung memberikan pertolongan bersama warga sekitar.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.