Kota Pariaman
Wali Kota Pariaman Rangkul Purna ASN Dukung Wisata Religi dan Pendidikan
Wali Kota Pariaman, Yota Balad, dan Wakil Wali Kota Mulyadi menyambut hangat para mantan Aparatur Sipil Negara (ASN)
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, dan Wakil Wali Kota Mulyadi menyambut hangat para mantan Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam acara silaturahmi Sabiduak Sadayuang di Pendopo Wali Kota, Minggu (27/4/2025).
Acara ini jadi momen penting untuk menyatukan visi membangun Pariaman ke depan.
"Kami ingin Pariaman tak cuma dikenal dengan pantainya, tapi juga jadi destinasi wisata religi dan pendidikan," tegas Yota Balad.
Ia menyebut salah satu program unggulannya adalah Satu Rumah Satu Hafiz, yang butuh dukungan semua pihak, termasuk mantan ASN.
"Kalau ada yang kami lupa, ingatkan kami. Perbedaan saat kampanye sudah seharusnya kita tinggalkan. Sekarang saatnya bersatu," ajaknya.
Baca juga: Pemprov Sumbar Harus Transparan dan Terbuka Era Digital, Wagub: Birokrat Perlu Komunikasikan Program
Ketua Purna ASN Sabiduak Sadayuang, Mukhlis Rahman, mengapresiasi komitmen Yota-Mulyadi, terutama soal kebijakan menghentikan acara pemerintah 15 menit sebelum azan agar pegawai bisa sholat berjamaah.
"Ini bukti kepedulian pemimpin terhadap nilai agama," ujarnya.
Ia juga mendukung penuh visi Pariaman sebagai kota wisata religi.
"Kami bangga punya pemimpin yang melanjutkan mimpi lama kami," tambah Mukhlis.
Kegiatan ini jadi bukti bahwa pensiun bukan akhir berkontribusi.
Baca juga: Gunung Marapi Sumbar Erupsi Dua Kali Senin Pagi, Abu Tak Terlihat karena Kabut Tebal
"Jabatan boleh berakhir, tapi ide dan semangat untuk Pariaman harus tetap menyala," tuturnya.
Melalui semangat Sabiduak Sadayuang (seiya sekata), kolaborasi antara pemerintah dan mantan ASN diharapkan bisa membawa Pariaman menuju kota yang lebih maju dan religius.(*)
| Serap Aspirasi dari Dunia Pendidikan, Wako Yota Balad Kunjungi Ponpes Ibnu Abbas di Pariaman Utara |
|
|---|
| Menilik Buayan Kaliang yang Tetap Eksis di Pariaman, Tradisi Lebaran Sejak 70 Tahun |
|
|---|
| Pria Ditemukan Meninggal di Mobil Pikap Parkir di Pariaman, Tubuh Basah Bensin |
|
|---|
| Wako Pariaman Beri Santunan dan Jamin Beasiswa Anak Warga yang Diduga Minum Racun |
|
|---|
| Kematian Wanita di Pariaman Diduga Minum Racun, Wako Yota Balad Tegaskan Bukan karena Faktor Ekonomi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Wali-Kota-Pariaman-Yora-ASN-dalam.jpg)