Warga Diterkam Buaya di Pasaman Barat

Hilang Akibat Diterkam Buaya di Pasaman Barat, Hari Kedua Pencarian Warga Koto Sawah Masih Nihil

Korban hilang diduga karena diterkam buaya saat ia mencari ikan di daerah Batang Rosak, Jorong Sikabau, Nagari Ranah Koto Tinggi, Kecamatan Koto Balin

Penulis: Ahmad Romi | Editor: Rezi Azwar
Dokumentasi/Novi Yurandi
WARGA DITERKAM BUAYA - Suasa petugas gabungan yang melakukan pencarian di lokasi hilangnya korban sejak Minggu (27/4/2025) hingga Senin (28/4/2025) siang. Pencarian hari ini memasuki hari kedua dan korban masih dalam pencarian petugas gabungan. 

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT - Warga Muara Simpang, Nagari Koto Sawah, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, yang menjadi korban diterkam buaya pada Sabtu (26/4/2025) malam hingga kini belum kunjung ditemukan.

Sebelumnya diberitakan bahwa korban bernama Uyun (55), kini diketahui korban bernama lengkap Sukriadi (56).

Korban hilang diduga karena diterkam buaya saat ia mencari ikan di daerah Batang Rosak, Jorong Sikabau, Nagari Ranah Koto Tinggi, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat.

"Hingga siang ini belum membuahkan hasil, namun pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan," kata Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Pos SAR Pasaman, Novi Yurandi, kepada TribunPadang.com di Simpang Empat, Senin (28/4/2025) siang.

Baca juga: Warga Koto Sawah Pasaman Barat Sumbar Hilang Diduga Diterkam Buaya

Ia menyebut bahwa pencarian telah dilakukan dengan radius sejauh 5 kilometer dari lokasi awal diduga hilangnya korban.

"Kita melibatkan tim gabungan dari Basarnas, BPBD, Pemerintah Nagari, Kecamatan, TNI dan Polri serta masyarakat setempat," lanjutnya.

Pencarian dilakukan menggunakan perahu karet, drone thermal, dan juga perahu nelayan.

Kasi Ops Kantor SAR Padang, Hendri, mengatakan bahwa untuk pencarian masih dilakukan bersama-sama.

Baca juga: Anjing Liar Teror Warga Pasaman Barat, Wali Nagari Ultimatum Pemilik Kandangkan Peliharaan!

"Korban pergi menombak ikan dan dilaporkan diserang buaya. Untuk gangguan pencarian, karena di lokasi pencarian terdapat buaya dan airnya berwarna keruh," kata Hendri.

Berdasarkan keterangan resmi dari Kantor SAR Padang, korban bersama rekannya sebanyak delapan orang pergi menombak ikan pada pukul 21.30 WIB.

Namun, korban diseret buaya saat berada di tepi aliran sungai. Teman korban bernama Anto sempat berusaha menarik tangan korban, tetapi tidak berhasil dan korban dinyatakan hilang diterkam buaya.

Sebelumnya diberitakan, satu orang warga Muaro Simpang, Nagari Koto Sawah, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat dilaporkan hilang sejak Sabtu (26/4/2025) malam.

Korban diketahui bernama Uyun (55) ini hilang diduga karena diterkam buaya saat ia mencari ikan di daerah Batang Rosak, Jorong Sikabau, Nagari Ranah Koto Tinggi, Kecamatan Koto Balingka.

"Kejadian sekitar pukul 21.30 WIB dan kita dari Pemerintah Nagari serta masyarakat telah melakukan pencarian sejak tadi malam hingga pagi ini, namun belum membuahkan hasil," kata Pj Wali Nagari Ranah Koto Tinggi Marwin kepada tribunpadang.com, Minggu (27/4/2025).

Hingga pagi ini, masyarakat masih berada di lokasi pencarian hingga menunggu pihak BPBD tiba dari Simpang Empat.

Hingga berita ini diturunkan pencarian masih terus dilakukan dan pihak narasumber sulit untuk dihubungi dikarenakan memang kondisi daerah tersebut yang masih blankspot.

Apabila ada perkembangan akan disampaikan melalui berita selanjutnya. (TribunPadang.com/Ahmad Romi)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved