Berita Populer Padang
POPULER PADANG: Oknum Mahasiswan dan Rekannya Diduga Edarkan Ganja, Kerja Sama Pengelolaan Sampah
Berita Populer Padang oknum mahasiswa dan rekannya diduga edarkan ganja serta pengelolaan sampah.
TRIBUNPADANG.COM - Inilah berita populer Padang selama 24 jam terakhir tayang di TribunPadang.com.
Ada berita tentang oknum mahasiswa dan rekannya diduga edarkan ganja serta pengelolaan sampah.
Simak berita selengkapnya:
1. Satu Oknum Mahasiswa dan 3 Rekannya Diringkus Polisi, Diduga Kurir & Gudang Edarkan Ganja di Padang
Sebanyak 47 narkoba jenis ganja diamankan pihak Polda Sumatera Barat, dari empat orang tersangka dari dua lokasi berbeda di Sumatera Barat, Jumat (25/4/2025).
Empat orang tersangka terdiri dari dua orang kurir dan dua orang lainnya sebagai gudang atau yang menjaga barang diduga narkoba jenis ganja.
Lokasi penangkapan pertama berlokasi di Jalan M Yamin belakang Pasar Lubuk Alung, Nagari Lubuk Alung, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).
Sedangkan, pengungkapan kedua berlokasi di sebuah rumah kawasan perumahan di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumbar.
Baca juga: Pria di Padang Pariaman Asingkan Diri di Gubuk Plastik Akibat Sakit Parah
Dirresnarkoba Polda Sumbar, Kombes Pol Nico A Setiawan, mengatakan telah diamankan puluhan paket ganja dari empat tersangka, satu di antaranya merupakan mahasiswa.
Tersangka yang diamankan berinisial YYP (26) dan BD (22) warga Kabupaten Tanah Datar. Kemudian, MZ (20) seorang oknum mahasiswa dan AD (20) warga Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumbar.
Kombes Pol Nico A Setiawan menyebutkan pengungkapan berawal dari informasi terkait adanya mobil mini bus warna hitam membawa narkoba jenis ganja dari arah Padang menuju Batusangkar, Tanah Datar.
"Maka dilakukan penyelidikan di lapangan, dan menemukan kendaraan tersebut di Jalan Adinegoro, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumbar," ujar Kombes Pol Nico A Setiawan, Sabtu (26/4/2025).
Polisi pun melakukan pembuntutan sampai ke Jalan M Yamin belakang Pasar Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman. Akhirnya diberhentikan pada pukul 15.15 WIB, yang di dalamnya ditumpangi oleh dua orang lelaki berinisial YYP dan BD.
Saat dilakukan penggeledahan terhadap kendaraannya, ditemukan lima paket besar diduga narkoba jenis ganja di bangku belakang mobil.
Berdasarkan pengakuan inisial YYP dan BD, mereka baru saja menyerahkan sebanyak 42 paket besar ganja kepada dua orang rekannya yang ada di daerah masuk wilayah Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumbar.
Berkat informasi dari kedua tersangka, Polda Sumbar mengamankan inisial MA dan AD yang menjaga barang haram tersebut atau gudang di sebuah rumah di Kawasan perumahan dalam wilayah Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumbar.
"Sebanyak 23 paket disimpan dalam karung besar warna hijau sebanyak 23 paket di bawah kompor dapur, dan 19 paket lainnya dalam karung putih di kamar mandi rumah," ujarnya.
Adapun barang bukti atau BB lainnya yang ikut disita adalah empat unit handphone (HP) milik para tersangka.
Setelah dilakukan pengembangan, inisial YYP dan BD sebagai kurir mendapatkan narkoba sebanyak 12 paket ganja. Sedangkan inisial MA dan AD mendapatkan uang Rp2 juta rupiah dari menjaga barang haram tersebut.
"Dari keempat tersangka, tidak ada yang residivis," pungkasnya.
Baca juga: Fadly Amran Perintahkan PUPR Atasi Penyebab Banjir di Dadok Tunggul Hitam Padang, Koordinasi BWS
2. Fadly Amran Inisiasikan Kerja Sama dengan Unand untuk Pengelolaan Sampah di Kota Padang
Mengoptimalkan pengelolaan sampah di Kota Padang, Pemerintah Kota Padang bersama Universitas Andalas (Unand) menjajaki kerja sama terkait pengelolaan sampah organik menjadi pupuk.
Hal ini menjadi pembahasan dalam pertemuan antara Wali Kota Padang, Fadly Amran, dengan Direktur Usaha dan Pengembangan Bisnis Unand, Dr. dr. Andani Eka Putra beserta jajaran, di Gedung Putih Kediaman Resmi Wali Kota, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (26/4/2025).
Fadly Amran menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menangani masalah lingkungan, terutama mengurangi timbulan sampah harian Kota Padang yang mencapai 647 ton.
"Kami menyambut baik inisiatif tersebut. Semoga kerja sama ini dapat terwujud, sehingga membawa solusi untuk permasalahan sampah di Kota Padang," harap Fadly Amran.
Sementara itu, Dr. Andani menjelaskan bahwa Unit Bisnis Pupuk Organik Direktorat Pengembangan Unit Usaha dan Bisnis Unand telah mendapatkan kuota dari Kementerian Pertanian RI untuk suplai pupuk organik bersubsidi dengan kapasitas produksi antara 50-100 ribu Ton per tahun.
"Kita sudah kerja sama dengan produsen lokal, dan perlu juga bekerja sama dengan Pemerintah Kota Padang terkait pengolahan produksi pupuk organik tersebut," ungkapnya.
Ia pun berharap kerja sama ini dapat terwujud, sehingga t urut membantu pengentasan masalah sampah organik di Kota Padang.
"Pupuk yang dihasilkan nantinya akan dapat dijual, dan masyarakat yang aktif memilah sampah organik juga akan mendapatkan penghasilan. Semoga dalam dua hingga tiga bulan ke depan kita sudah mendapatkan investor," imbuhnya.
Turut hadir mendampingi dalam pertemuan ini, Sekdako Padang Andree Algamar, Kepala DLH Fadelan Fitra Masta, Kepala Dinas Kesehatan Srikurnia Yati, serta Kepala Dinas Perkim Raf Indria.
3 BERITA POPULER PADANG: Aksi Demo di Mapolda Sumbar Memanas dan Pencurian Uang di Ruang Guru |
![]() |
---|
3 Berita Populer Padang: Hujan Disertai Angin Kencang, Pohon Tumbang Tutup Jalan, Info Cuaca |
![]() |
---|
3 Berita Populer Padang: Pencuri Beraksi, 8 Anggota Polda Sumbar Terima Umrah Gratis, Info Cuaca |
![]() |
---|
3 Berita Populer Padang: Update Kondisi Robohnya Gapura, Tuntutan Hukuman Mati Dadang Iskandar |
![]() |
---|
3 Berita Populer Padang: Damkar Tegaskan Layanan Gratis dan Harga Emas Stabil |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.