Berita Viral

Viral! Camat Lampung Larang Selebgram Buat Konten Jalan Rusak

Aksi Camat yang melarang seorang selebgram membuat konten tentang jalan rusak di Lampung menjadi viral di media sosial.

Tayang:
Editor: Rizka Desri Yusfita
Instagram/susantymey
SELEBGRAM DILARANG NGONTEN: Tangkapan layar video seorang selebgram bernama Susanti, Rabu (9/4/2025). Ia dilarang oleh Pak Camat membuat konten jalan rusak di Jalan Pangeran Tirtayasa, Kecamatan Sukabumi, Kota Bandar Lampung. 

"Jalannya juga jadi kotor berlumpur kalau musim hujan," katanya.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh Arif, seorang kondektur bus dengan rute Rajabasa–Way Jepara. 

Ia menilai, kondisi jalan di sekitar flyover Kali Balok sudah tidak layak digunakan. 

"Jalan di sana berlubang dalam banget. Harus ada perbaikan. Sebagai pengemudi, saya sangat merasakan dampaknya," jelasnya dikutip dari Lampung Geh.

"Tapi mau komplain ke siapa? Mau diperbaiki sendiri juga enggak ada biaya."

"Jelas, jalan ini sudah tidak layak dan sangat berbahaya, terutama bagi pengendara motor."

"Apalagi saat musim hujan, lubangnya enggak kelihatan seberapa dalam, tiba-tiba jatuh aja," keluhnya

Diketahui, kondisi Jalan Pangeran Tirtayasa kondisinya memprihatinkan.

Kondisi jalan mulai dari lubang besar penuh lumpur dan batu hingga beberapa titik yang selalu terendam air.

Sebelumnya, selebgram Lampung Ummu Hani juga mengkritik jalan rusak di Kabupaten Lampung Selatan dengan mandi lumpur, Minggu (13/4/2025).

Perempuan tersebut melakukan aksinya di Jalan Serdang, Tanjung Bintang, Lampung Selatan, serta jalan menuju Pardasuka-Suban, Merbau Mataram, Lampung Selatan.

Ummu Hani sendiri dikenal memang kerap menyuarakan kritik di media sosial terkait jalanan rusak, terutama yang ada di daerah tempat tinggalnya di Lampung Selatan.

Ia mengatakan, kalau kegiatan yang dilakukannya selama ini sebagai bentuk aspirasinya sebagai masyarakat kepada pemerintah.

"Karena prinsipku dari awal beraspirasi adalah berkonsep satire unik. Menyampaikan aspirasi secara baik, sesuai fakta, dan data. Selain itu saya juga mengedepankan adab dan etika dalam memberikan kritik," katanya, Senin (14/4/2025).

"Terlepas apapun sudut pandang yang terjadi, karena sudah pasti ada pro dan kontra. Tapi itu komitmenku dari awal," sambungnya.

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved