Truk Tangki Hantam Rumah

Rem Blong Mendadak, Sopir Truk CPO Ungkap Detik-detik Kecelakaan Maut di Indarung Padang

Sopir truk tangki CPO yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Padang–Solok, Indarung, Padang, mengaku tidak menyangka rem blong menjadi penyebab trage

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
KECELAKAAN TRUK TANGKI : Kondisi supir truk tangki CPO yang saat ini terbaring paska kecelakaan di kawasan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Rabu (23/4/2025). Supir truk alami patah tulang bahu dan sejumlah luka lecet. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sopir truk tangki CPO yang terlibat kecelakaan di Jalan Raya Padang–Solok, Indarung, Padang, mengaku tidak menyangka rem blong menjadi penyebab tragedi pada Rabu (23/4/2025).

Bisriendra Nardi (44), sopir truk, menuturkan rem blong terjadi secara tiba-tiba. Sebelum kejadian ia berangkat dari Kabupaten Dharmasraya hendak menuju Kota Padang.

Saat hendak berangkat hingga mendekati lokasi kejadian, ia tidak curiga ataupun merasakan tanda-tanda bahwa rem truk tangki tersebut akan blong.

"Tidak tau, tanda-tandanya pun tidak ada, tiba-tiba saja rem nya blong," katanya.

Saat rem blong tersebut, Nardi tidak bisa mengendalikan laju kendaraannya sehingga menabrak rumah warga.

Baca juga: Lion Air Layani Haji Embarkasi Padang 2025, Gubernur Sumbar Minta Pelayanan Lebih Baik

Sesaat setelah kecelakaan itu, lanjut Nardi, ia berada dalam kondisi terjepit dalam keadaan sadar.

Ia juga sempat melihat sejumlah korban yang juga terjepit di depan bagian kendaraannya.

Karena terjepit, ia juga tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantu diri sendiri ataupun membantu korban.

Tak lama kemudian, kata Nardi, masyarakat pun datang untuk membantu dirinya dan korban.

Baca juga: Sumbar Teken LoI dengan UniKL dan EMGS, Dorong Pendidikan Vokasi Islami Bertaraf Global

Setelah dibantu keluar, ia pun langsung dibawa ke rumah sakit Semen Padang.

Saat TribunPadang.com mengunjungi Nardi, ia tampak terbaring lemas di ruangan IGD dengan alat bantu pernafasan di hidungnya.

Ia pun tidak bisa berbicara banyak karena kondisinya yang masih belum stabil.

Nardi menyebutkan bahwa dirinya mengalami patah tulang di bagian bahu kanan dan sejumlah luka lecet.

"Sekarang masih menunggu observasi dari dokter, apakah akan dioperasi atau bagaimananya," pungkasnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved