Truk Tangki Hantam Rumah

Kehilangan 2 Anak Sekaligus, Ibu Korban Truk CPO Tabrak Rumah di Padang Trauma Berat

Yuliana (30), ibu dari dua bocah korban tewas akibat truk CPO tabrak rumah di Padang, Sumatera Barat menderita trauma berat.

|
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
TRUK HANTAM RUMAH - Yuliana (30) pakai kursi roda saat hendak dibawa ke rumah sakit, Kamis (24/4/2025). Selain kehilangan buah hatinya, Yuliana juga mengalami luka cukup serius, yakni patah kaki dan memar di bagian perut. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Yuliana (30), ibu dari dua bocah korban tewas akibat truk CPO tabrak rumah di Padang, Sumatera Barat menderita trauma berat.

Insiden tragis yang terjadi di Jalan Raya Padang–Solok, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, merenggut nyawa Harpen Masegaf (5) dan Kalia Blisa (3) saat mereka tertidur lelap.

Selain kehilangan dua buah hatinya, Yuliana juga mengalami luka cukup serius, yakni patah kaki dan memar di bagian perut. Sementara putra sulungnya, Rafa (10), mengalami luka lecet dibagian tangan.

Trauma yang dialami Yuliana diungkapkan oleh Alfiandri (54), paman korban sekaligus pemilik rumah yang ditabrak truk tersebut.

"Ibu korban masih sangat trauma. Kondisi psikologisnya terguncang setelah kehilangan dua anak sekaligus akibat kejadian ini," kata Alfiandri saat ditemui TribunPadang.com di lokasi kejadian, Kamis (24/4/2025).

Baca juga: Fenomena Circle Kampus yang Paradoks, Ilusi Kebersamaan yang Melelahkan: Catat Solusinya

TRUK HANTAM RUMAH - Kondisi rumah yang ditabrak truk tangki bermuatan CPO di Jalan Raya Padang–Solok, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (23/4/2025). Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 01.15 WIB.
TRUK HANTAM RUMAH - Kondisi rumah yang ditabrak truk tangki bermuatan CPO di Jalan Raya Padang–Solok, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (23/4/2025). Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 01.15 WIB. (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Ia menambahkan, Yuliana masih menjalani pengobatan intensif akibat luka-luka yang dideritanya. Termasuk perawatan untuk kondisi psikologisnya.

"Sekarang masih dalam proses pengobatan. Kakinya patah, perutnya memar. Kami juga sedang upayakan penanganan secara psikologisnya," jelasnya.

Sementara itu, Rafa mulai menunjukkan perkembangan positif meski masih dalam pemulihan akibat luka lecet.

"Kakak korban juga sudah mulai membaik. Sudah mulai beraktivitas biasa lagi," ujar Alfiandri.

Pihak perusahaan pemilik truk, kata dia, telah mendatangi keluarganya untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung.

Baca juga: Agar Hasil Tangkapan Meningkat, Fadly Amran Serahkan Bantuan Mesin Perahu Kepada Nelayan di Padang

Mereka juga menyatakan kesediaan menanggung seluruh biaya pemakaman serta pengobatan bagi korban yang selamat.

"Perwakilan perusahaan sudah datang kemarin. Mereka menyampaikan akan menanggung semua kebutuhan, mulai dari pemakaman sampai pengobatan," ujarnya.

Pantauan TribunPadang.com, Kamis siang, Yuliana tampak didorong menggunakan kursi roda oleh suaminya menuju mobil pribadi untuk dirujuk ke Semen Padang Hospital.

Ia terlihat kesakitan saat dipindahkan ke dalam mobil, sementara raut wajah sedih masih tampak jelas.

Rafa tampak mendampingi ayahnya dan tetap berada di sisi ibunya yang akan dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Alasan Keluarga Korban Ragukan Rem Blong Penyebab Truk Tabrak Rumah di Padang, Duga Sopir Ketiduran

Di lokasi kejadian, rumah yang tertabrak truk masih menarik perhatian warga.

Sejumlah pengendara terlihat berhenti untuk melihat kondisi rumah, bahkan ada yang mengabadikan lokasi  menggunakan ponsel.

Di sekitar truk, juga terlihat tumpahan minyak CPO masih membekas dan membuat jalanan licin.(*)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved