Truk Tangki Hantam Rumah

8 Fakta Truk Tangki Hantam Rumah di Padang yang Tewaskan 2 Anak, Proses Evakuasi Sulit dan Lama

Fakta truk tangki CPO diduga mengalami rem blong di Padang. Insiden ini mengakibatkan dua orang meninggal dunia, dan dua orang lainnya luka-luka.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rezi Azwar
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
TRUK HANTAM RUMAH - Bangkai truk di lokasi kecelakaan di Jalan Raya Padang–Solok, Kelurahan Padang Besi, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu (23/4/2025) dini hari. Inilah delapan fakta truk hantam rumah di Padang, evakuasi sulit dan membutuhkan waktu lama. 

“Ibu dari korban mengalami luka cukup serius, kakinya patah dan perutnya memar,” tambah Alfiandri.

6.Sopir Truk Mengalami Patah Pada Bagian Bahu

Kapolsek Lubuk Kilangan, Kompol Sosmedya, menyebutkan untuk kondisi sopir mengalami patah pada bagian bahu sebelah kanan.

Kata dia, sopir telah dibawa ke Rumah Sakit Semen Padang.

"Untuk korban luka ringan dan meninggal dunia sedang berada di rumah, dan datang kendaraan truk diduga mengalami rem blong," kata Kompol Sosmedya.

7.Ruang Tamu dan Kamar Rusak

Diketahui bahwa truk ini dikemudikan oleh Bisriendra Nardi (44) seorang sopir yang beralamat di Komplek Cendana, Rt 03/Rw 02, Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Selain menyebabkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya luka-luka, truk juga merusak rumah korban.

Rumah korban mengalami kerusakan pada bagian ruang tamu dan kamar.

"Untuk korban dari truk tangki CPO yang menabrak rumah ini satu keluarga, dan yang meninggal dunia merupakan anak kandungnya," kata Ketua Rt 01/Rw 01 Kelurahan Padang Besi, Diki Nova Deswana.

Ia mengatakan, untuk korban meninggal dunia ada dua orang, sedang ibunya bernama Yuliana bersama satu orang anaknya mengalami luka ringan.

"Anak kandungnya yang meninggal dunia, itu masih kecil-kecil. Informasinya korban sedang berada di dalam kamar bersama anak-anaknya," katanya.

Diki Nova Deswana menyebutkan untuk kejadian ini membuat ruangan tamu sampai ke dalam kamarnya.Sedangkan untuk kendaraan truk tangki CPO masih berada di lokasi kejadian dan belum dievakuasi.

Namun, pada saat ini pihak kepolisian telah telah mendatangi lokasi kejadian dan memasang garis polisi.

"Untuk korban meninggal dunia, Insha Allah akan dimakamkan pada hari ini," kata Diki Nova Deswana.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved