Kebakaran di Padang

KPP Pratama Padang Satu Terbakar, DJP Pastikan Layanan Tak Terganggu

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumbar-Jambi, Arif Mahmudin Zuhri memastikan, kebakaran yang melanda Kantor Pelayanan Pajak (KPP

Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Fuadi Zikri
Foto: Muhammad Afdal Afrianto/tribunpadang.com
KEBAKARAN - Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumbar-Jambi, Arif Mahmudin Zuhri saat diwawancarai TribunPadang.com pada Minggu (20/4/2025). Arif memastikan, kebakaran yang melanda Kantor KPP Pratama Padang Satu tidak akan mengganggu aktivitas pelayanan di kantor tersebut. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Sumbar-Jambi, Arif Mahmudin Zuhri memastikan, kebakaran yang melanda Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Padang Satu pada Minggu (20/4/2025) pagi tidak akan mengganggu aktivitas pelayanan di kantor tersebut.

Hal tersebut disampaikan Arif Mahmudin usai meninjau lokasi kebakaran di kantor yang terletak di Jalan Bagindo Aziz Chan, Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) itu.

"Akibat kebakaran ini, pelayanan tidak akan terganggu. Besok kantor tetap buka seperti biasa," ujar Arif kepada TribunPadang.com, Minggu (20/4/2025).

Ia menambahkan, meskipun dua ruangan di lantai satu terdampak, pelayanan tetap berjalan seperti biasa dengan memanfaatkan ruangan lain.

"Insyaallah pelayanan tetap lancar. Kita akan alihkan ke ruangan di lantai atas," ungkapnya.

Arif menjelaskan, layanan di lantai bawah juga akan tetap dibuka. Namun untuk sementara, sebagian kegiatan dipindahkan ke aula kantor.

Baca juga: Kantor Pajak Padang Pratama Satu Terbakar Minggu Pagi, Dua Ruangan Rusak

"Ruangan utama kami pindahkan dulu ke aula karena ada bagian plafon yang rusak akibat kebakaran," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, kebakaran terjadi di Kantor KPP Pratama Padang Satu pada Minggu pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Api menghanguskan dua ruangan di lantai satu, yakni ruangan podcast dan ruang konsultasi wajib pajak.

"Memang terjadi kebakaran, tapi hanya dua ruangan yang terdampak," kata Arif.

Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Namun pihaknya masih menyelidiki bagian mana yang menjadi sumber korsleting.

"Untuk sementara kami menduga korsleting listrik sebagai penyebabnya. Tapi penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan," ujarnya.

Arif juga memastikan tidak ada dokumen penting yang ikut terbakar dalam insiden ini.

"Arsip-arsip aman, tidak ada yang terbakar," tegasnya.

Sementara itu, pihaknya belum bisa memastikan total kerugian akibat peristiwa tersebut.

"Masih dihitung, karena baru dua ruangan yang terdampak," pungkas Arif.

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved