Kabakaran di Pasaman

Korsleting Picu Kebakaran Rumah di Pasaman, Api Sambar BBM hingga Ruko Ludes

Satu unit rumah atau ruko permanen di Durian Condong, Jorong parit Batu, Nagari Ladang Panjang Barat, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman,

Penulis: Ahmad Romi | Editor: Rahmadi
DOk. Kapolsek
KEBAKARAN DI PASAMAN - Polisi dan Pemerintah setempat turun ke lokasi kejadian guna melihat kejadian secara langsung dan memastikan korban dalam keadaan selamat. Kejadian itu bermula ketika korban memasak menggunakan kompor gas dan posisi meteran listrik berada tepat diatas kompor gas. 

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN - Satu unit rumah atau ruko permanen di Durian Condong, Jorong parit Batu, Nagari Ladang Panjang Barat, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Selasa (15/4/2025) kemarin.

Peristiwa itu terjadi sekira pukul 09.50 WIB dengan korban atas nama Leni (46).

Kapolsek Tigo Nagari Iptu Dian Feri Maizal kepada Tribunpadang.com membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya penyebab kebakaran itu karena arus pendek listrik.

"Kejadian itu bermula ketika korban memasak menggunakan kompor gas dan posisi meteran listrik berada tepat diatas kompor gas, dan diduga karena panas sehingga menyebabkan terjadinya korsleting," katanya saat dihubungi melalui telepon selularnya pada Selasa (15/4/2025) malam.

Kemudian, percikan api dari meteran listrik itu menyambar BBM pertalite yang  berada didekat lokasi itu juga, sehingga terjadi ledakan.

Baca juga: Arti Lagu Lesung Pipi Raim Laode: Cinta, Harapan, dan Janji Sejati

"Akibatnya tabung gas yang digunakan untuk memasak meledak dan api terus membesar sehingga membakar bangunan rumah/ruko permanen hingga kelantai dua," jelasnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menyebut beruntung ketika itu masyarakat yang melihat kejadian langsung berusaha memadamkan kobaran api dengan alat seadanya dan api berhasil dipadamkan lebih kurang 1 jam lamanya.

"Setelah api padam, barulah pemadam kebakaran datang dan membersihkan sisa-sisa api yang masih ada agar tidak menjalar ketempat lain," ungkapnya.

Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp300 juta.

Terpisah, Camat Tigo Nagari Faridh Muhammad Alim menyampaikan ucapan terima kasih juga kepada seluruh masyarakat yang bahu-membahu dalam memadamkan api.

Baca juga: Wali Kota Pariaman Perluas Saga Saja Plus, Gandeng Lebih Banyak Kampus Unggulan

"Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada tim pemadam kebakaran, yang informasi kami terima juga turun membantu tim pemadam kebakaran dari Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat," sebutnya.

Pada kesempatan ini, ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam menggunakan peralatan yang rawan menjadi penyebab terjadinya kebakaran.

"Untuk masyarakat terkadang sering kita lihat di warung-warung, memasak di dekat etalase yang menjual BBM seperti pertalite dan lainnya, itu sangat beresiko dan agar kita hindari," ungkapnya.

Kemudian, begitu juga dengan perabotan yang menggunakan arus listrik. Ia mengajak agar memastikan bahwa saklar telah dicabut ketika tidak lagi digunakan.

"Pastikan bahwa perabotan telah kita cabut dari saklar ketika tidak lagi digunakan, guna menghindari terjadinya arus pendek yang bisa saja memicu terjadinya kebakaran," tandasnya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved