Pesta Pernikahan Bikin Macet

Alasan Pesta Pernikahan Anak Gubernur Sumbar Tak Digelar di Gedung, Macet Tak Terhindarkan

Pesta pernikahan anak Gubernur Sumbar Mahyeldi digelar di rumah keluarga mempelai perempuan di Jorong Guguak Naneh, Nagari Tanjung Gadang

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
Pemko Pariaman
PERNIKAHAN ANAK GUBERNUR - Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Kabiro Adpim) Setda Provinsi Sumbar, Mursalim. Pesta pernikahan anak Gubernur Sumbar Mahyeldi digelar di rumah keluarga mempelai perempuan di Jorong Guguak Naneh, Nagari Tanjung Gadang. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Pesta pernikahan anak Gubernur Sumbar Mahyeldi digelar di rumah keluarga mempelai perempuan di Jorong Guguak Naneh, Nagari Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, Sabtu (12/4/2025).

Lokasi yang berada di tepi jalan nasional menyebabkan kemacetan hingga 15 menit di Jalur Lintas Sumatera.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Kabiro Adpim) Setda Provinsi Sumbar, Mursalim, membenarkan adanya kemacetan tersebut.

Namun, ia menyebut kemacetan hanya berlangsung singkat, sekitar 5 hingga 15 menit.

"Macetnya terjadi karena kebetulan tamu datang bersamaan sekitar pukul 11.00 WIB. Petugas dari kepolisian, Dishub, dan Satpol PP juga langsung turun untuk mengurai kemacetan saat itu," kata Mursalim kepada TribunPadang.com, Minggu (13/4/2025).

Baca juga: Janin 7 Bulan Diaborsi Remaja Padang Pariaman Pakai Obat Beli Online

Ia menegaskan bahwa tenda pernikahan yang digelar di Jorong Guguak Naneh, Nagari Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, tidak berada di badan jalan, melainkan di halaman rumah pihak perempuan.

"Tenda berada di halaman rumah, bukan di jalan. Parkir tamu juga di bahu jalan karena posisi rumah berbatasan dengan jalan, sehingga kendaraan saat itu juga tidak menutup jalan utama yang menimbulkan kemacetan," jelasnya.

Mursalim menambahkan, lokasi pernikahan dipilih atas permintaan pihak keluarga perempuan.

Gubernur Mahyeldi, kata dia, menghormati keputusan tersebut dan tidak mencampuri teknis penyelenggaraan pesta.

"Karena ini kebetulan pernikahan kedua anak beliau, tidak ada acara di rumah maupun istana. Semuanya diserahkan kepada keluarga perempuan," ungkapnya.

Baca juga: Azealia Banks Sebut Indonesia Tong Sampah Dunia, Cuitan Kontroversial Viral di Media Sosial

Ia juga menyebut, pilihan menggelar pesta di rumah dianggap sebagai bagian dari tradisi dan kebanggaan keluarga perempuan.

"Kalau pun digelar di gedung, lokasinya cukup jauh. Selain itu, budaya di sana juga masih menjunjung tinggi pernikahan di rumah sebagai bentuk kebanggaan," tutupnya.

Pesta Pernikahan Bikin Macet
 

Beredar video pengguna jalan umum di Jorong Guguak Naneh, Nagari Tanjung Gadang, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat terpaksa harus macet akibat sedang berlangsungnya pesta pernikahan di wilayah tersebut.

Kemacetan tersebut terjadi akibat tamu hajatan yang banyak hingga tempat parkir penuh.

Wali Nagari Tanjung Gadang, Prima Randu mengatakan memang benar ada kemacetan akibat pesta itu pada Jumat (11/4/2025).

Pesta itu merupakan pesta pernikahan Muhammad Taufiqur Rahman anak dari Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi.

“Kemarin memang sempat terjadi kemacetan tapi tidak lama sebelum jumatan, sore sampai malamnya sudah lancar dan tak macet lagi,” terangnya saat menghubungi, Sabtu (12/4/2025).

Lanjut Prima, kemacetan terjadi akibat tamu yang banyak lalu saat itu petugas pengatur lalu lintas sedang melaksanakan salat jumat.

Tenda yang digunakan tidak memakai bahu jalan bahkan setelah petugas mengatur arus lalu lintas kemacetan bisa teratasi.

Baca juga: POPULER SUMBAR: One Way System di Padang Luar Macet, Kecelakaan Tewaskan Pasangan Pelajar asal Riau

“Sebelum jumatan itu tamu banyak yang datang baik dari Provinsi maupun Kabupaten hingga tempat parkir pun penuh,” ucapnya.

Ia juga mengatakan pihak perempuan penyelenggara pesta lebih memilih mengadakan pesta di rumahnya dari pada menyewa gedung.

“Pihak keluarga perempuan tidak mau menyewa gedung tapi berdasarkan tradisi dan kebiasaan, keluarga bangga jika mengadakan pesta di rumahnya sendiri,” katanya.

Kata dia, kemacetan ini tidak terlalu panjang dan para petugas seperti Dishub maupun polisi juga memeriksa pengaturan lalu lintas hingga kembali normal.(*)

 

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved