BERITA POPULER SUMBAR

POPULER SUMBAR: Gempa Tektonik di Agam dan Pemudik Meninggal dalam Bus ALS tujuan Medan

Berita populer Sumbar gempa Tektonik di Agam dan pemudik meninggal dalam bus ALS tujuan Medan.

Editor: Rizka Desri Yusfita
Kapolsek Pulau Punjung, IPTU Azamu
PENUMPANG BUS MENINGGAL: Salah satu Penumpang Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) tujuan kota Medan ditemukan meninggal dalam bus saat berhenti di rumah makan tepatnya di Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Jumat (4/4/2025). 

TRIBUNPADANG.COM - Inilah berita populer Sumbar selama 24 jam terakhir tayang di TribunPadang.com.

Ada berita tentang gempa Tektonik di Agam dan pemudik meninggal dalam bus ALS tujuan Medan.

Simak berita selengkapnya:

1. Gempa Bumi Tektonik M 4,7 di Agam, BMKG Sebut Dirasakan di Beberapa Kota dan Kabupaten di Sumbar

Update gempa bumi yang dirasakan sebagian masyarakat dengan kekuatan M 4.7 di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Jumat (4/4/2025).

Diketahui gempa tektonik ini terjadi pada pukul 18.07 WIB di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumbar.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo M4.7.

Baca juga: Gempa Bumi Tektonik M 4,7 di Agam, BMKG Sebut Dirasakan di Beberapa Kota dan Kabupaten di Sumbar

Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, mengatakan bahwa episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0.70 LS,99.38 BT.

"Atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 84 km barat daya Agam, Sumatera Barat, pada kedalaman 53 km," ujar Suaidi Ahadi.

Kata dia, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat adanya aktivitas sesar Mentawai.

Gempa bumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Padang Panjang III MMI, dimana getarannya dirasakan seperti truk yang melintas.

Kemudian, dirasakan di Kepulauan Mentawai, Bukittinggi, Padang, Pariaman, Padang Pariaman, dan Pasaman Barat dengan skala intensitas II - III MMI.

"Atau getarannya dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang," sebutnya.

Suaidi Ahadi menjelaskan dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Selain itu, tidak ada gempa susulan. Namun, dihimbau kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Baca juga: Identitas Pemudik Meninggal dalam Bus ALS Tujuan Medan di Dharmasraya, Berasal dari Deli Serdang

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved