Lebaran 2025
Warga Pasaman Barat Jaga Tradisi Silaturahmi Lebaran, Kunjungi Keluarga dan Pemimpin
Kegiatan silaturahmi ini menjadi upaya mempererat hubungan antar sesama umat Islam, keluarga, dan tetangga.
Penulis: Ahmad Romi | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT - Warga Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, terus menjaga dan melestarikan tradisi saling mengunjungi saat Lebaran Idul Fitri.
Kegiatan silaturahmi ini menjadi upaya mempererat hubungan antar sesama umat Islam, keluarga, dan tetangga.
Ilhamdi (24), warga Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, menyatakan bahwa silaturahmi menjadi pelengkap ibadah setelah salat Idul Fitri.
“Usai salat Idul Fitri biasanya kita mengunjungi rumah sanak keluarga dan kerabat kita,” kata Ilhamdi (24) salah seorang warga Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (31/3/2024) pagi.
Ia mengatakan kegiatan silaturahmi ini merupakan salah satu pelengkap ibadah seorang muslim dalam merayakan hari kemenangan 1 Syawal 1445 Hijriah.
Baca juga: Bupati Khairunas Sampaikan Selamat Idulfitri, Ajak Masyarakat Bangun Solok Selatan Bersama
“Mudah-mudah dengan adanya kegiatan halal bil halal ini maka ibadah kita semua selama bulan suci Ramadhan diterima oleh Allah SWT,” ucapnya.
Disampaikan, silaturrahim antara keluarga dan warga harus terus dijaga oleh generasi muda sehingga keakraban keluarga dapat terjaga dan lestari.
“Tradisi ini harus tetap terjaga sehingga hubungan antara generasi akan terus terjaga. Anak harus mengetahui pentingnya silaturrahmi,” ujarnya.
Terpisah, warga lainnya Rommy Candra mengatakan saling mengunjungi juga bisa mempererat silaturrahmi dengan perantau yang pulang kampung sekali satu tahun ini.
Ia mengatakan mengunjungi keluarga yang sedarah merupakan hal yang wajib dilakukan bagi satu keluarga. Selain itu, sesama muslim juga disarankan untuk saling mengunjungi.
“Termasuk mengunjugi pemimpin kita di Kabupaten Pasaman Barat ini, seperti Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati,” tutupnya.(*)
| Volume Kendaraan di Bukittinggi Menurun saat Momen Lebaran 2025 Daripada Tahun Sebelumnya |
|
|---|
| Lebaran Sepi, Omzet Pedagang Sala Lauak di Ulakan Anjlok: Biasanya Rp2 Juta, Kini Cuma Rp700 Ribu |
|
|---|
| 21 Kasus Kecelakaan di Padang Selama Operasi Ketupat Singgalang 2025, Tertinggi di Sumbar |
|
|---|
| Angka Kecelakaan Naik Selama Operasi Ketupat Singgalang 2025 di Sumbar, 21 Orang Meninggal |
|
|---|
| 105 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Padang-Sicincin Saat Lebaran, Ruas Fungsional Paling Padat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Tradisi-saerus-dijaga-dan-dilestarikan-di-Kabupaten-Pas.jpg)