Idul Fitri 2025

Takbiran Menggema, Suasana Khusyuk Salat Idul Fitri 1446 H di Lapangan Galanggang Kota Padang

Suasana pelaksanaan Salat Idul Fitri 1446 Hijriah di Lapangan Galanggang, depan Tugu Apeksi Kantor Balai Kota Padang, Jalan By Pass Aie Pacah

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
IDUL FITRI 2025: Suasana pelaksanaan Salat Idul Fitri 1446 Hijriah di Lapangan Galanggang, depan Tugu Apeksi Kantor Balai Kota Padang, Jalan By Pass Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, pada Senin (31/3/2025). 

TRIBUNPADANG.COM , PADANG - Suasana pelaksanaan Salat Idul Fitri 1446 Hijriah di Lapangan Galanggang, depan Tugu Apeksi Kantor Balai Kota Padang, Jalan By Pass Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat, pada Senin (31/3/2025).

Pantauan TribunPadang.com, masyarakat mulai berdatangan sejak pagi hari.

Takbiran menggema di lokasi, di mana para jamaah mengenakan baju koko sambil membawa sajadah untuk melaksanakan Salat Idul Fitri.

Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) tampak mengatur akses lalu lintas di Jalan By Pass Aie Pacah karena banyaknya kendaraan yang memasuki lapangan di kawasan Kantor Pemerintah Kota Padang.

Ibadah Salat Idul Fitri 1446 Hijriah ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, dan Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir.

Selain itu, jamaah yang mengikuti Salat Idul Fitri ini terdiri dari masyarakat sekitar, Forkopimda Kota Padang, jajaran Pemerintah Kota Padang, BUMN, BUMD, ASN di Pemerintah Kota Padang, OPD terkait, ormas, camat, lurah, serta perantau yang telah pulang ke kampung halaman.

Baca juga: Sampah Sajadah Berserakan usai Salat Idul Fitri 2025 di Kantor Gubernur Sumbar

Pada pelaksanaan Salat Idul Fitri 1446 Hijriah, Maigus Nasir bertindak sebagai khatib, sementara Almizan menjadi imam.

Khutbah pada pelaksanaan Salat Idul Fitri kali ini mengangkat tema "Urgensi dalam Membangun Karakter Sumber Daya Manusia."

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Edy Oktafiandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa bulan Ramadhan telah berakhir, dan hasil sidang isbat telah memutuskan 1 Syawal jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. 

Ia menyebutkan bahwa gema takbir adalah bentuk rasa syukur atas keberhasilan menjalankan ibadah puasa.

“Saat Ramadhan ini telah berlalu, dan mari kita berdoa agar dapat dipertemukan dengan Ramadhan berikutnya,” kata Edy Oktafiandi.

Ia mengatakan banyak hikmah dan pelajaran yang bisa diambil selama bulan Ramadhan, dimana ada ibadah fardhu dan ibadah lainnya.

"Semoga menjadi insan yang bertaqwa," kata Edy Oktafiandi.

Baca juga: Ribuan Warga Padati Lokasi Salat Idulfitri 1446 Hijriah di Kantor Gubernur Sumbar

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan bahwa pada pagi hari ini dengan segala kerendahan hati dikumandangkan, takbir, tahlil, dan tahmid dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

Kata dia, selama satu bulan Umat Islam sudah ditempa dalam pelaksanaan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved