Merawat Kemabruran Puasa
Meneguhkan Visi Kehidupan
TribunPadang.com menghadirkan tulisan Menteri Agama Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA secara bersambung sepanjang Ramadhan 2025.
Dalam ayat lain disebutkan: Siapakah Tuhan selain Allah yang akan mendatangkan sinar terang kepada kalian? Apakah kalian tidak mendengar? (Q.S. al-Qashash/28:71).
Dan directions paling nyata sesungguhnya ialah Alquran: Apakah mereka tidak mengkaji Al Qur'an? (Q.S. al-Nisa’/4:82).
Kita tinggal diminta untuk berfikir memikirkan directions itu: Apakah kalian tidak berfikir? (Q.S. Yasin/32:62). Apakah sama orang yang buta dengan orang yang melihat?" Maka apakah kamu tidak memikirkan (nya)? (Q.S.al-An’am/6:50).
Ayat-ayat di atas cukup menjadi dasar dan sekaligus menjadi keyakinan bagi kita bahwa hidup ini bukanlah sesuatu tanpa tujuan.
Kita diminta untuk menempuh perjalanan hidup ini dengan baik dan benar jika kita ingin berhasil.
Hidup ini tidak bisa ditempuh secara sembrono tanpa tujuan dan mekanisme untuk mencapai tujuan itu.
Allah menciptakan sesuatu di dalam diri kita sesuatu yang amat penting.
Jika sesuatu itu berhasil maka berhasillah totalitas kehidupan ini, dan jika itu gagal maka gagallah total kehidupan ini.
Sesuatu itu menurut Rasulullah SAW ialah kalbu kita. Mari kita memanaj kalbu sebaik-baiknya.(Bersambung)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Menteri-Agama-RI-Nasaruddin-Umar.jpg)