Ramadan 2025

Ramadan Kareem dan Ramadan Mubarak Artinya? Ucapan Selamat Ramadan Populer di Media Sosial

Apa sebenarnya arti dari "Ramadan Kareem" dan "Ramadan Mubarak"? Secara harfiah, makna dari kedua ucapan tersebut berbeda.

Tayang:
Editor: Rizka Desri Yusfita
Kolase Tribunnews
RAMADHAN 2025: Apa sebenarnya arti dari "Ramadan Kareem" dan "Ramadan Mubarak"? 

TRIBUNNEWS.COM - Saat memasuki Ramadan, sering kali kita melihat beberapa ucapan yang populer di media sosial, dua di antaranya adalah "Ramadan Kareem" dan "Ramadan Mubarak."

Namun, apa sebenarnya arti dari "Ramadan Kareem" dan "Ramadan Mubarak"?

Secara harfiah, makna dari kedua ucapan tersebut berbeda.

Selain itu, ucapan selamat Ramadan yang seharusnya digunakan sebenarnya adalah "Ramadan Mubarak," bukan "Ramadan Kareem."

Pengertian Ramadan Kareem dan Ramadan Mubarak

Arti kata Ramadan Kareem yaitu Ramadan itu pemurah. Sementara arti Ramadan Mubarak adalah Ramadan yang diberkahi.

Baca juga: Arti Ramadan Kareem dan Ramadan Mubarak, Ucapan Menyambut Ramadhan

Ketika Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin ditanya mengenai hukum kalimat ‘Ramadan Kareem’ ia menjawab:

“Hukumnya adalah bawah kalimat ini “Ramadan Kareem” (terjemahnya: Ramadan itu pemurah) adalah tidak benar.

Yang benar adalah “Ramadan Mubarak” (Ramadan yang diberkahi) atau yang semisal, karena bukan Ramadan yang memberi sehingga disebut pemurah, akan tetapi Allah Ta’ala yang memberikan keutamaan ini.” [Majmu’ Fatawa Syaikh Al-‘Ustaimin 20/254)

Oleh karena itu hendaknya kita mengikuti nash yang menyebut Ramadan dengan sebutan “Ramadan Mubarak” sebagaimana dalam hadis berikut:

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ، ﺷَﻬْﺮٌ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ، ﺍﻓْﺘَﺮَﺽَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﺎﻣَﻪُ، ﺗُﻔْﺘَﺢُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَﺗُﻐْﻠَﻖُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴﻢِ، ﻭَﺗُﻐَﻞُّ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻴْﻠَﺔٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ، ﻣَﻦْ ﺣُﺮِﻡَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺣُﺮِﻡَ

“Telah datang kepada kalian Ramadan, BULAN MUBARAK (bulan yang diberkahi). Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” (HR. Ahmad, shahih).

Doa Memasuki Awal Bulan Ramadhan Sesuai Sunnah

Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Imam At-Thabarani dan Imam Ad-Dailami, Nabi Muhammad SAW mengamalkan doa berikut:

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved