Mayat Dalam Karung

Polisi Benarkan CNS Sempat Dapat Ancaman, Kirim Tangkapan Layar ke Ibunya

Pihak kepolisian mengonfirmasi sebelum ditemukan tewas, korban berinisial CNS (15), seorang siswi MTsN di Tanah Datar, sempat menerima ancaman

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rizka Desri Yusfita
Tangkap Layar
PELAKU PEMBUNUHAN DI TANAH DATAR: Pelaku NV saat berada di Mapolsek Langsa, Provinsi Aceh, Senin (24/2/2025) malam. Ia diamankan karena diduga melakukan pembunuhan terhadap CNS di Kabupaten Tanah Datar. 

TRIBUNPADANG.COM - Pihak kepolisian mengonfirmasi sebelum ditemukan tewas, korban berinisial CNS (15), seorang siswi MTsN di Tanah Datar, sempat menerima ancaman dari pelaku. 

Ancaman tersebut kemudian diteruskan korban kepada ibunya dalam bentuk tangkapan layar pesan yang diterimanya.

Kasat Reskrim Polres Tanah Datar, AKP Surya Wahyudi, mengungkapkan bahwa ibu korban menerima tangkapan layar ancaman tersebut beberapa hari sebelum kejadian.

"Korban sempat mengirimkan tangkapan layar ancaman tersebut kepada ibunya. Namun ibu korban menganggap hal tersebut adalah sebuah keisengan sehingga tidak terlalu menghiraukan," katanya.

Baca juga: 8 FAKTA Mayat dalam Karung di Tanah Datar Sumbar, Ditemukan Warga hingga Motif Pelaku Pembunuhan

Motif Pembunuhan

Pelaku berinisial N yang tega menghabisi nyawa seorang anak dibawah umur berinisial CNS di Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diduga dipicu karena sakit hati.

Kasat Reskrim Polres Tanah Datar, AKP Surya Wahyudi, mengatakan dari keterangan awal pelaku N, ia mengaku sakit hati karena kontaknya diblokir oleh korban saat berbalas pesan di aplikasi chat.

"Jadi awalnya pelaku N ini mengirim pesan singkat kepada korban dengan mengaku sebagai orang lain. Namun korban memblokir nomor tersebut, sehingga membuat pelaku ini sakit hati hingga timbul niat untuk melakukan pembunuhan," jelasnya, Rabu (26/2/2025).

Karena sakit hati tersebut, kemudian pelaku N bersama temannya berinisial B melakukan pembunuhan terhadap korban.

Surya menyebutkan, inisial B mengakui bahwa rekannya inisial N menghabisi nyawa korbannya berinisial CNS di salah satu sekolah yang berada di daerah Malintang, Kecamatan Salimpaung, Kabupaten Tanah Datar, Sumbar.

Setelah membunuh korban, pelaku N juga melakukan pemerkosaan kepada korban saat setelah dibunuh.

Kemudian jasad korban dibuang oleh pelaku N di salah satu ruas jalan di samping perkebunan warga yang berada di Jorong Ladang Koto, Nagari Sungai Tarab, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada hari Rabu (19/2/2025) lalu.

"Untuk pelaku ini bisa disangkakan dengan pembunuhan berencana. Namun karena korban masih dibawah umur, maka kita juga akan menggunakan undang-undang anak dibawah umur," pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved