31.453 Orang Gunakan Layanan KA Bandara Minangkabau Ekspres Sepanjang Januari 2025

KAI Divre II Sumatera Barat terus berinovasi menghadirkan layanan transportasi yang efisien dan terintegrasi antarmoda, Selasa (12/2/2025).

Tayang:
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Fuadi Zikri
KAI Divre II Sumbar
KERETA API: Kereta api saat melintas di rel yang ada di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Saat ini KAI Divre II Sumatera Barat terus berinovasi menghadirkan layanan transportasi yang efisien dan terintegrasi antarmoda. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - KAI Divre II Sumatera Barat terus berinovasi menghadirkan layanan transportasi yang efisien dan terintegrasi antarmoda, Selasa (12/2/2025).

Hal itu dalam upaya mewujudkan asta cita yang mengedepankan mobilitas masyarakat yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

Salah satu wujud komitmen tersebut adalah kehadiran KA Minangkabau Ekspres yang menghubungkan Bandara Internasional Minangkabau (BIM) dengan Kota Padang.

"KA Minangkabau Ekspres menghubungkan moda transportasi udara dengan kereta api secara efisien, tepat waktu, dan ramah lingkungan. Kehadirannya juga berkontribusi dalam mengurangi kemacetan di jalan raya," kata Kahumas KAI Divisi Regional II Sumatera Barat, M. As’ad Habibuddin.

Pada Januari 2025, KA Minangkabau Ekspres yang melayani rute BIM - Padang - Pulau Aie pergi pulang mencatat volume penumpang mencapai 31.453 orang, meningkat sebesar 45 persen dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya, yakni 21.630 penumpang. 

Menurut As’ad, pertumbuhan volume penumpang ini mencerminkan minat masyarakat yang semakin tinggi dalam menggunakan moda transportasi kereta api menuju bandara.

Salah satu faktor pendorongnya adalah tarif yang sangat terjangkau, yakni hanya Rp10.000 sekali jalan. Tiket dapat dibeli dengan mudah melalui aplikasi Access by KAI yang tersedia di smartphone.

Baca juga: Polisi Gadungan di Akabiluru Lima Puluh Kota Ternyata Pernah Ditangkap dengan Kasus yang Sama

"Harga tiket yang ekonomis ini dimungkinkan berkat subsidi pemerintah melalui skema Public Service Obligation (PSO) atau Kewajiban Pelayanan Publik," jelas As’ad.

KA Minangkabau Ekspres dilengkapi dengan fasilitas modern untuk kenyamanan dan keamanan penumpang, di antaranya fasilitas penumpang berkebutuhan khusus, AC dan toilet yang bersih, rak bagasi yang luas, serta Passenger Information Display System.

Terdapat delapan stasiun pemberhentian KA Minangkabau Ekspres yakni Pulau Aie, Tarandam, Padang, Alai, Air Tawar, Tabing, Duku, dan BIM.

"KAI Divre II Sumbar terus menunjukkan komitmen dalam melayani masyarakat melalui penugasan pemerintah lewat PSO serta Perintis. Penugasan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat menggunakan kereta api dengan tarif terjangkau," kata As’ad.

Sebagai moda transportasi publik yang menghubungkan pusat kota dengan bandara, KA Minangkabau Ekspres turut berperan aktif dalam mendukung pengembangan pariwisata dan mobilitas warga di Sumatera Barat.

"Kami berharap kehadiran KA Minangkabau Ekspres yang telah beroperasi sejak 2018 ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan, memfasilitasi mobilitas masyarakat, serta memperkuat konektivitas dan integrasi antarmoda di Sumatera Barat," tutup As’ad.

_____
Baca berita terbaru di Saluran TribunPadang.com dan Google News

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved