Wisata Sumatera Barat

Ribuan Pengunjung Padati Taman Panorama Baru Bukittinggi, Ada dari Malaysia hingga Jepang

Ribuan pengunjung memadati Taman Panorama Baru Bukittinggi, Sumatera Barat dalam sehari saat libur panjang, Rabu (29/1/2025).

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Fajar Alfaridho Herman
RAMAI PENGUNJUNG : Suasana taman wisata Panorama Baru di Kota Bukittinggi saat momen libur panjang, Rabu (29/1/2025). Kunjungan wisata di taman ini meningkat 20 hingga 30 persen saat momen libur panjang. 

TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI – Ribuan pengunjung memadati Taman Panorama Baru Bukittinggi, Sumatera Barat dalam sehari saat libur panjang, Rabu (29/1/2025).

Wisatawan tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga dari Malaysia, Singapura, hingga Jepang.

Pantauan TribunPadang.com di lapangan, tampak ratusan wisatawan dari dalam maupun luar kota memenuhi objek wisata ini.

Koordinator pengelola wisata panorama baru, Anto, mengatakan bahwa di momen libur panjang ini tingkat kunjungan meningkat 20 hingga 30 persen.

"Kalau biasanya total kunjungan itu sebanyak 1.000 hingga 1.500 pengunjung, tapi di momen libur kali ini bisa sampai 2.500 pengunjung yang datang," ungkapnya.

Baca juga: Pohon Sawit Tumbang Timpa Pagar Sekolah di Padang, BPBD Lakukan Evakuasi

Anto juga mengatakan bahwa wisatawan yang datang bukan hanya dari dalam negeri saja, bahkan wisatawan dari luar negeri juga banyak yang berkunjung.

"Kalau yang mancanegara paling banyak berkunjung adalah wisatawan yang dari negara-negara Asia. Seperti Malaysia, Singapura, Jepang dan lainnya," ungkapnya.

Di wisata panorama baru ini, para pengunjung bisa menikmati keindahan dan kesejukan dari bentangan alam Ngarai Sianok.

Selain itu, banyak juga spot-spot foto menarik yang bisa digunakan pengunjung untuk mengabadikan momen.

Di taman ini juga sudah banyak fasilitas yang bisa digunakan. Seperti mushalla, toilet, gazebo dan lainnya.

Pengunjung juga bisa menikmati kuliner khas Sumatera Barat yang dibuka oleh masyarakat sekitar di dalam kawasan taman. Pengunjung juga bisa membeli sejumlah kerajinan khas yang dibuat oleh masyarakat.

Baca juga: Desa Wisata Kampung Saribu Gonjong Lima Puluh Kota Sumbar Raih Penghargaan Asean Tourism Award 2025

Objek wisata ini juga tidak terlalu jauh dari pusat kota. Wisatawan bisa mendatanginya dengan menggunakan kendaraan roda dua, roda empat hingga bus dengan jarak tempuh sekitar 10 hingga 15 menit.

Bagi yang tidak mempunyai kendaraan pribadi, wisatawan juga bisa menggunakan angkutan umum untuk menuju lokasi.

Untuk biaya masuk, masyarakat hanya perlu membayar Rp 5 ribu per orang. Parkir motor Rp 2 ribu, parkir mobil Rp. 5 ribu dan parkir bus Rp 20 ribu.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved