Kota Padang

Sambut Tahun 2025, Pemko Padang Komitmen Terus Benahi Pelayanan Publik

Pemerintah Kota Padang berhasil menekan angka kemiskinan bahkan angka kemiskinan extrem menjadi nol pada tahun 2024

Tayang:
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Fuadi Zikri
TribunPadang.com/Rima Kurniati
PJ Wali Kota Padang Andree Algamar saat jumpa pers tentang capai-capaian yang diperoleh Pemko Padang pada tahun 2024, Selasa (31/12/2024) malam di rumah dinas Wako Padang. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemerintah Kota Padang berhasil menekan angka kemiskinan bahkan angka kemiskinan extrem menjadi nol pada tahun 2024.

Pada tahun 2025, Pemko Padang terus mengupayakan peningkatan pelayanan publik dan menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan rumah yang masih belum terselesaikan tahun 2024.

Hal ini disampaikan PJ Wali Kota Padang Andree Algamar saat jumpa pers tentang capai-capaian yang diperoleh Pemko Padang pada tahun 2024, Selasa (31/12/2024) di rumah dinas Wako Padang.

"Pelayanan publik sudah kita coba benahi, dan banyak prestasi yang sudah kita lalui. Tentu banyak hal yang masih menjadi PR bersama, saya bersama pemerintah kota jika ada yang masih kurang, masih ada jalan yang berlubang, drainase atau genangan yang masih ada, saya mohon maaf," kata Andree Algamar.

Baca juga: POPULER SUMBAR: 323 Jiwa Melayang Akibat Kecelakaan, 2.779 Kendaraan Lintasi Tol Padang-Sicincin

Andree Algamar juga menekankan pemerintah kota terus berusaha bertransformasi untuk menjadikan kota ini lebih layak huni dan untuk kebahagiaan warga kota.

Namun semua upaya tersebut juga butuh kesadaran warga dan kolaborasi antara seluruh stakeholder yang ada.

"Tahun depan tentu akan ada semangat baru, akan ada makanan bergizi gratis yang akan segera diluncurkan ke pemerintah pusat," kata Andree Algamar.

Ia menambahkan Pemko Padang juga akan terus menekan inflasi, terus menekan angka kemiskinan, dan memastikan stunting bisa tekan dengan baik.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Padang Yenni Yuliza mengatakan persentase penduduk miskin Padang tahun 2024 sebesar 4,05 persen. Angka ini menurun 0,11 poin jika dibandingkan dengan keadaan tahun lalu.

Selain itu, dari tahun 2022 ke tahun 2023 kemiskinan ekstrem menurun dari 0,64 % tahun 2022 menjadi 0,15 % tahun 2023 atau turun sebesar 0,49 % atau sebanyak 4.850 jiwa sudah keluar dari miskin ekstrem

"Kemiskinan ekstrem di Kota Padang, menurun dari 0,64 % (2022) menjadi 0,15 % (2023) atau turun sebesar 0,49 % (4.850 jiwa) dan Sudah Nol pada Oktober 2024 berdasarkan hasil verifikasi dan validasi," katanya.

Menurut Yenni Yuliza, penduduk miskin ekstrem adalah penduduk yang memiliki kemampuan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari- hari tidak lebih dari USD 1,9 PPP (Purchasing Power Parity), atau setara dengan Rp10.739/orang/hari atau Rp322.170/orang/bulan 

Selain itu, IPM Kota Padang Tahun 2024 sebesar 84,38 termasuk dalam kategori tinggi naik dari tahun 2023 sebesar 83,98. 

"Di wilayah Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang menempati peringkat tertinggi dan berada jauh dari IPM Provinsi Sumatera Barat dan Indonesia," katanya.

Pada kesempatan yang sama juga dipaparkan 36 penghargaan yang diraih Pemko Padang selama 2024.

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved