Polda Sumbar Gelar Press Release Akhir Tahun 2024, Kejahatan Konvensional Tertinggi
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono, menggelar press release terakhir pada tahun 2024.
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Fuadi Zikri
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat Irjen Pol Suharyono, menggelar press release terakhir pada tahun 2024.
Irjen Pol Suharyono hadir memimpin kegiatan press release akhir tahun 2024, sebelum pensiun sebagai anggota Polri.
Hal itu disampaikannya pada saat hadir bersama dengan pejabat utama Polda Sumbar di ruangan Lantai IV Mapolda Sumbar, Selasa (31/12/2024).
Ia mengatakan, sudah bertugas di Polda Sumbar selama 2 tahun 2 bulan. Kegiatan Press Release ini yang terakhir baginya sebelum pensiun sebagai anggota Polri.
Hal itu dikarenakan, diperkirakan sekitar tujuh hari lagi akan ada kegiatan sertijab terkait pergantian pejabat Kapolda Sumbar dari Irjen Pol Suharyono kepada Brigjen Pol Gatot Tri Suryanta.
Baca juga: HUT Kabupaten Dharmasraya ke-21, Berikut Imbaun Bupati pada OPD dan Masyarakat
Keputusan mutasi ini tertuang dalam Surat Telegram Kapolri bernomor ST/2775/XII/KEP/2024, yang dikeluarkan pada hari minggu tanggal 29 Desember 2024.
Brigjen Pol Gatot Tri Suryanta, sebelumnya menjabat sebagai Irwil V Itwasum Polri, diangkat mengisi pos yang ditinggalkan oleh Irjen Pol Suharyono yang kini memasuki masa pensiun.
"Apa yang dilakukan selama ini untuk menekan angka kriminalitas, mengurangi meniadakan pengaduan masyarakat, meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Polri," ujar Irjen Pol Suharyono.
Ia menyebutkan, kriminalitas terdiri dari empat jenis kejahatan yaitu konvensional, transnasional crime, merugikan negara, dan kontijensi.
"Untuk kejahatan konvensional ada peningkatan, walaupun tidak terlalu signifikan dari 2023 dibandingkan 2024. Untuk kejahatan konvensional yang terbanyak, yaitu pencurian," kata Irjen Pol Suharyono.
Dimana, kejahatan konvensional pada 2023 tercatat sebanyak 11.302 dan naik pada 2024 sebanyak 11.399 perkara.
Tertinggi kedua yaitu transnasional crime. Dimana penggunaan dan penyalahgunaan narkoba, hal itu tercatat rata-rata baik di Polda Sumbar dan Polres/Polresta.
"Angkanya cukup tinggi di Sumbar terkait narkoba. Untuk kejahatan transnasional pada 2023 tercatat sebanyak 1.333 dan pada 2024 sebanyak 1.434 kasus," kata Irjen Pol Suharyono.
Untuk kejahatan yang merugikan negara ada pada 2023 sebanyak 80 kasus dan pada tahun 2024 sebanyak 139 kasus. Lebih lanjut, untuk kejahatan kontijensi pada tahun 2023 sebanyak tujuh dan pada tahun 2024 sebanyak tiga kasus.
"Untuk peristiwa bencana alam juga juga naik dari 199 kejadian pada 2023, naik menjadi 200 kejadian pada 2024. Untuk wilayah Sumatera Barat sering terjadi gempa, banjir, lahar dingin, longsor, dan lainnya," katanya.
Untuk mengantisipasi terkait bencana alam dilakukan koordinasi dengan semua pihak termasuk unsur Forkopimda. Dimana terdapat pelatihan-pelatihan terkait penanggulangannya.
| Anggaran Dipangkas Rp160 Miliar, KemenHAM Sumbar-Riau Perketat Efisiensi Perjalanan Dinas |
|
|---|
| Cuaca Sumbar Kamis 9 April 2026: Malam Hari Potensi Hujan Lebat di Pasaman |
|
|---|
| KemenHAM Sumbar–Riau Tekankan Integritas ASN dan Efisiensi, Kinerja Pegawai Diminta Meningkat |
|
|---|
| Solok Selatan Sambut Pertemuan ISKADA Sumbar, Panitia Siapkan Rute Tamu hingga Pameran UKM |
|
|---|
| Cuaca 7 Kota di Sumbar Hari Ini 9 April 2026, Payakumbuh Hujan Petir, Bukittinggi Hujan Ringan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Kapolda-Sumbar-bersama-dengan-pejabat-utama-hdf.jpg)