Fadli Zon dan Giring Ganesha Berkunjung ke Sumbar, Resmikan Museum Sastra Pertama di Indonesia

Sastrawan Taufiq Ismail meluncurkan Rumah Puisi Taufiq Ismail dan Museum Sastra pertama di Indonesia yang dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Republik..

Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Fuadi Zikri
Foto: Fajar Alfaridho Herman/tribunpadang.com
Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon bersama Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha saat meresmikan Rumah Puisi Taufiq Ismail dan Museum Sastra pertama di Indonesia di Air Angek Cottage, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Rabu (30/10/2024). 

TRIBUNPADANG.COM, TANAH DATAR - Sastrawan Taufiq Ismail meluncurkan Rumah Puisi Taufiq Ismail dan Museum Sastra pertama di Indonesia yang dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon beserta Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha di Air Angek Cottage, Nagari Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Rabu (30/10/2024).

Pada kegiatan ini turut hadir sejumlah tokoh sastra dan seni seperti Yose Rizal Manua, Raudah Taib, Taufik Abdullah, Sulaiman Juned dan Perupa Budi Dharma juga hadir Plt Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldi.

Dalam sambutannya, Taufiq Ismail menyebutkan bahwa Museum Sastra Indonesia merupakan bentuk perluasan fungsi dari Rumah Puisi yang sebelumnya telah berdiri sejak 19 Desember 2008. 

Taufiq mengungkapkan, pendirian rumah puisi berdasarkan keinginan istrinya, Ati Taufiq Ismail untuk mendirikan perpustakaan di kampung halaman.

"Jauh sebelumnya, istri saya bertanya jika saya meninggal dunia, koleksi buku saya mau dikemanakan? Saya ucapkan sumbangkan saja ke pusat dokumentasi sastra HB Jassin di Taman Ismail Jakarta. Namun istri saya tidak setuju, katanya bawa saja ke kampung, dan dirikan perpustakaan untuk generasi muda di daerah, begitulah kata Ati, dan saya setuju, pendek cerita berdirilah Rumah Puisi ini pada 19 Desember 2008," ujarnya.

Taufiq juga menceritakan, dalam proses dia membangun rumah puisi, ia bertemu dengan Fadli Zon yang juga merupakan keponakannya.

Fadli Zon kemudian membangun rumah budaya di lokasi yang berdekatan dengan rumah puisi. 

Baca juga: Vasko Ruseimy Dampingi Fadli Zon-Giring Ganesha Resmikan, Museum Sastra Indonesia di Tanah Datar

"Dari hasil pertemuan itu, maka bersandinglah rumah puisi dan rumah budaya ini," katanya.

Taufiq juga menyebutkan setelah banyak proses dan kegiatan yang dilakukan di Rumah Puisi dan Rumah Budaya, Fadli Zon merancang memperluas fungsi rumah puisi menjadi Museum Sastra Indonesia dan Taufiq Ismail sangat mengapresiasi wacana tersebut. 

"Semoga rumah puisi, rumah budaya dan Museum Sastra bermanfaat bagi generasi muda," ujarnya.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon menyebutkan keberadaan Museum Sastra Indonesia ini semoga bisa menjadi inspirasi agar lahirnya museum serupa di lokasi lain di Indonesia.

"Ini menjadi Museum Sastra Indonesia pertama di Indonesia. Semoga ini dapat memberikan inspirasi agar berdirinya museum serupa di berbagai lokasi. Museum Sastra ini bisa menjadi semacam kantong sastra Indonesia, mudah-mudahan bisa menjadi pusat aktivitas sastra, sanggar dan bisa dikunjungi oleh siswa dan bisa menjadi pusat destinasi sastra," katanya.

Ia juga menyebutkan komitmennya sebagai Menteri Kebudayaan untuk mendorong dan memfasilitasi berdirinya museum-museum sastra dan kantong-kantong sastra lainnya di Indonesia.

Fadli Zon mengungkapkan bahwa peresmian Museum Sastra Indonesia sebagai bagian dari Rumah Puisi Taufiq Ismail ini adalah langkah awal mewujudkan impian Taufiq Ismail. 

la ingin memberitahu publik bahwa benda-benda milik sastrawan itu merupakan semesta yang menyimpan berbagai cerita unik. Semesta itu tentu berkaitan erat dengan kehidupan dan karya-karya sastra Indonesia yang kita baca selama ini. 

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved