Pilkada 2024
KPU Sijunjung Sumbar Targetkan Partisipasi Pemilih Capai 85 Persen pada Pilkada 2024
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat menargetkan partisipasi pemilih pada Pilkada serentak 27 November 2024 ...
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Fuadi Zikri
TRIBUNPADANG.COM, SIJUNJUNG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat menargetkan partisipasi pemilih pada Pilkada serentak 27 November 2024 mencapai 85 persen.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Devisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Sijunjung, Juni Wandri saat dihubungi tribunpadang.com, Senin (21/10/2024).
“Partispasi pemilih pada Pilkada nantik kita targetkan diangka 85 persen, pada pemilu sebelumnya capaian partisipasi kisaran 80 persen,” terangnya.
Dikatakannya, berbagai bentuk sosialisasi dan pendidikan pemilih selalu gencar diberikan pada berbagai golongan.
Baik itu dari golongan pemilih pemula sampai berbagai komunitas atau kelompok masyrakat yang ada di Kabupaten Sijunjung ini.
Baca juga: Prabowo Memimpin, Ketua Pemuda Perti Kota Solok Sumbar Harap Pembangunan Merata di Seluruh Negeri
“Kesuksesan Pilkada juga tergantung dari partisipasi masyarakat maka kami ingatkan pada masyarakat Kabupaten Sijunjung jangan lupa salurkan hak pilih di TPS nantik,” jelasnya.
Pilkada Kabupaten Sijunjung 2024 hanya diikuti dua pasangan calon yaitu Benny Dwifa-Iraddatillah dengan nomor urut 01 dan pasangan Hendri Susanto-Mukhlis dengan nomor urut 02.
Pasangan Benny-Iraddatillah diusung beberapa partai politik yaitu Partai Golkar, PDIP, Demokrat, PPP, PAN, PKB, Gerindra, Perindo, Gelora dan PBB.
Sedangkan pasangan Hendri-Mukhlis diusung dua partai politik saja yaitu Partai PKS dan Nasdem.
| KPU Pariaman Kembalikan Rp271 Juta Dana Hibah Pilkada 2024, Bukti Akuntabilitas Anggaran |
|
|---|
| Anggaran PSU dan Pilkada Ulang di 26 Daerah Capai Rp719 Miliar |
|
|---|
| DPR Dorong Gotong Royong Pemerintah Pusat dan Pemda Soal Dana PSU Pilkada 2024 |
|
|---|
| Mendagri Tito Minta Daerah Pangkas Pengeluaran Tak Penting untuk Biayai PSU Pilkada 2024 |
|
|---|
| KPU Butuh Rp 486,3 Miliar untuk Pemungutan Suara Ulang di 24 Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Kepala-Devisi-Sosialisasi-Pendidikan-Pemilih-Partisipasi-Masyarakat-dan-SDM-KPU-Sijunjung.jpg)