Koalisi Cek Fakta Sumbar Siap Lawan Hoaks di Pilkada 2024
Sejumlah lembaga di Sumatera Barat (Sumbar) membentuk Koalisi Cek Fakta Sumbar untuk melawan informasi bohong dalam Pilkada 2024.
Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Sejumlah lembaga di Sumatera Barat (Sumbar) membentuk Koalisi Cek Fakta Sumbar untuk melawan informasi bohong dalam Pilkada 2024. Koalisi ini terbentuk dari diskusi yang diadakan oleh Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang di Hotel Axana.
Koalisi ini terdiri dari AJI Padang, Amsi Sumbar, LBH Padang, Walhi Sumbar, Mafindo Padang, PBHI Sumbar, WCC Nurani Perempuan, Pelita Padang, Perkumpulan Qbar, Sekolah Gender, Pusako FH Unand, LP2M, PHP Unand, LAM PK, Yayasan Citra Mentawai, dan Aspem Sumbar.
Kedepan koalisi ini mengaku akan mengawal pilkada yang akan berlangsung di Sumbar. Seperti yang diungkapkan oleh Tomy Adam dari Walhi Sumbar.
Tomi berharap, koalisi yang dibentuk bersama 16 lembaga organisasi di Sumbar itu akan membangun konsolidasi yang baik antar lembaga agar bisa menghindari berita bohong seputar pilkada di Sumbar ditengah masyarakat.
"Memang harapan kita, bagaimana pilkada yang diadakan di 2024 ini dapat kita tekel atau dapat kita antisipasi hoax yang beredar terkait pilkada," kata Tomi, Minggu (4/8/2024).
Baca juga: Pemerintah Atur Batasan Iklan Rokok Lewat PP Nomor 28 Tahun 2024
Tomi mengaku Koalisi Cek Fakta Sumbar ke depan juga akan lebih sering bertemu untuk konsolidasi dan melakukan pelatihan salah satunya adalah cek fakta.
Pernyataan Tomi juga Dibenarkan oleh Sarah Uzlifah dari perwakilan dari Sekolah Gender. Dia mengatakan pihaknya bersama organisasi lain akan memperkuat Satgas dan Kampanye yang dibentuk bersama Koalisi Cek Fakta Sumbar.
"Kita ke depan akan melakukan pengawasan terhadap pilkada Sumbar. Serta kita juga akan membentuk tim Satgas dan Kampanye dalam Koalisi Cek Fakta Sumbar," ungkapnya.
Sementara itu, Adam Alfarid dari LBH Padang mengatakan hadirnya Koalisi Cek Fakta Sumbar menjelang pilkada yang akan berlangsung saat ini sangat penting.
Adam berpandangan saat ini masyarakat berada diera gangguan informasi yang sangat sering terjadi.
Baca juga: 7 Jurnalis Resmi jadi Anggota Baru AJI Padang
Lebih lanjut, gangguan informasi yang tengah terjadi saat ini menurutnya bukan hanya menyebar ditengah masyarakat melainkan juga menyasar masyarakat sipil dan kelompok rentan lainya.
"Kami LBH Padang ingin memastikan, bahwasanya elemen masyarakat disini dapat memperoleh bantuan hukum ketika dia menghadapi permasalahan serupa gangguan informasi ini," tegasnya.
Adam juga menjelaskan kolaborasi dari 16 organisasi ini juga akan memberikan akses cepat untuk mengetahui situasi terkini pemberitaan atau informasi yang tengah dikonsumsi masyarakat terkait pilkada.
Terkait terbentuknya Koalisi Cek Fakta Sumbar, Ketua AJI Padang Novia Harlina menyebut koalisi ini akan berperan aktif memerangi berita bohong seputar pilkada di Sumbar.
Baca juga: 7 Jurnalis Resmi jadi Anggota Baru AJI Padang
Dia berharap koalisi ini akan memberikan dampak positif dan membantu pilkada Sumbar 2024 bebas dari berita bohong.
| PT Bintang Toedjoe Kenalkan Obat Herbal dan Lawan Hoaks Kesehatan di SMK N 2 Padang, Edukasi Gen Z |
|
|---|
| Waspada Hoaks, Bank Nagari Imbau Masyarakat tak Tertipu Modus Kejahatan Perbankan |
|
|---|
| Cek Fakta dan Klarifikasi: Isu Kemunculan Ikan Paus Beluga Terkait Gempa Rusia Adalah Hoaks |
|
|---|
| KPU Pariaman Kembalikan Rp271 Juta Dana Hibah Pilkada 2024, Bukti Akuntabilitas Anggaran |
|
|---|
| Update PSU Pasaman: KPU Tunggu Buku Registrasi MK untuk Tetapkan Pasangan Calon Terpilih |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Sejumlah-lembaga-di-Sumatera-Barat-Sum.jpg)