Berita Populer Sumbar
POPULER SUMBAR: Kebakaran Toko Aksesoris Mobil di Agam, Gunung Marapi Kembali Erupsi Senin Sore
Berita populer TribunPadang.com sepanjang Senin (17/6/2024) kembali bisa Anda baca. Ada sejumlah berita populer Sumbar yang terjadi sepanjang akhir ..
TRIBUNPADANG.COM - Berita populer TribunPadang.com sepanjang Senin (17/6/2024) kembali bisa Anda baca.
Ada sejumlah berita populer Sumbar yang terjadi sepanjang akhir pekan kemarin.
Mulai dari berita tentang kebakaran toko aksesoris mobil di Agam hingga berita tentang Gunung Marapi Sumbar erupsi Senin sore.
Berikut selengkapnya berita Populer Sumbar sepanjang Senin (17/6/3/2024):
1. Kebakaran Toko Aksesoris Mobil di Agam
Kebakaran menghanguskan sebuah bangunan di kawasan Jorong Kapeh Panji, Nagari Taluak IV Suku, Kecamatan Banuhampu, Kabupaten Agam, Minggu (16/6/2024) malam.
Kepala Satpol PP - Dinas Damkar Agam Muhammad Arsyid melalui keterangannya menyebutkan kebakaran terjadi sekira pukul 23.30 WIB.
"Berawal dari adanya laporan masyarakat terkait adanya kebakaran di kawasan Banuhampu. Setelah mendapat laporan, tim langsung bergerak ke lokasi," ujarnya, Senin (17/6/2204)
Baca juga: Kronologi Si Jago Merah Mengamuk Hanguskan 3 Bangunan di Solok, Berawal dari Kasur Terbakar
Menurut Arsyid, dengan mengerahkan delapan unit mobil pemadam dari Agam, Bukittinggi dan Padang Panjang, akhirnya api berhasil dipadamkan dalam waktu 90 Menit
Arsyid menyebutkan kebakaran menghanguskan empat petak ruko yang menjual aksesoris mobil. Selain itu satu unit mobil Alphard juga hangus terbakar.
Ia juga menyebutkan kebakaran kemungkinan karena dipicu korsleting listrik dari mesin dispenser.
"Tidak ada korban jiwa pada kejadian tersebut. Kerugian ditaksir sekitar Rp. 3 miliar," pungkasnya.
Gunung Marapi Sumatera Barat kembali mengalami erupsi Letusan setelah sekian lama. Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi, erupsi terjadi pada pukul 15.57 WIB, Senin (17/6/2024).
Menurut petugas Pos PGA Bukittinggi, Ahmad Rifandi, kolom abu erupsi teramati dengan ketinggian ± 500 m di atas puncak (± 3.391 m di atas permukaan laut).
"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 16.7 mm dan durasi ± 35 detik," jelasnya.
Saat ini G. Marapi berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi Masyarakat di sekitar G. Marapi dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 4.5 km dari pusat erupsi (Kawah Verbeek) G. Marapi.
Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
Baca juga: Pemkab Agam Relokasi, 114 Rumah Korban Banjir Lahar Gunung Marapi
Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA), serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Selain itu agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.
Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan G. Marapi di Jl. Prof. Hazairin No.168 Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas G. Marapi.
Masyarakat dapat memantau perkembangan aktivitas dan rekomendasi G. Marapi melalui aplikasi android Magma Indonesia yang dapat diunduh dari Play Store, website Badan Geologi (https://geologi.esdm.go.id), website PVMBG (https://vsi.esdm.go.id), atau media sosial PVMBG (https://linktr.ee/PVMBG).
_____
Baca berita terbaru di Saluran TribunPadang.com dan Google News
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: 2 Jemaah Haji Gagal Berangkat, Gunung Marapi Erupsi dan Relokasi Pedagang |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Bendungan Jebol Bikin Banjir, Kepala BGN Jamin MBG dan Jemaah Haji Kloter 1 |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Sidang Wanda Ditunda, Waspada Kenaikan Harga Barang dan Harimau Koto Sani |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Solar Industri Naik, Damkar Sijunjung Evakuasi Ular dan Netralitas Pilwana |
|
|---|
| 3 BERITA POPULER SUMBAR: Waspada Kenaikan Harga, Kloter 1 Haji Sumbar dan Pria Gelapkan Motor Teman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Visualisasi-puncak-Gunung-Marapi-Sumbar-saat.jpg)